fbpx

PEMBANGUNAN JEMBATAN NGADIPURWO HAMPIR RAMPUNG

  • Bagikan

Blora – Pembangunan jembatan Ngadipurwo Desa Ngadipurwo Kecamatan Blora Kota saat ini sudah mencapai 90 persen. Pelaksana proyek CV Kresna Mukti Abadi optimistis pembangunan bisa diselesaikan pada September mendatang, sebelum waktu yang ditentukan.

“Proses pengerjaannya sudah capai 90 persen. Sebelum berakhir kontraknya pada bulan Oktober, nanti bulan September sudah selesai,” kata Jayusman, pelaksana proyek CV Kresna Mukti Abadi di lokasi pembangunan jembatan Ngadipurwo, Selasa (25/7).

 

proyek jembatan dengan nilai kontrak Rp 2,29 miliar itu dikerjakan sejak 29 April hingga 23 Oktober selama 180 hari

 

Menurutnya, pada bagian utama pembangunan jembatan sepanjang 32 meter dan lebar 6,25 meter itu tinggal menyisakan pekerjaan lantai bawah jembatan yang juga proses finishing.

“Ini tinggal finishing tidak ada pekerjaan fisik lagi. Tinggal pengecatan dan pengaspalan. Selain itu juga pemasangan lampu 6 unit pada sisi kanan dan kiri, masing-masing tiga unit,” ujarnya.

Diketahui, proyek jembatan dengan nilai kontrak Rp 2,29 miliar itu dikerjakan sejak 29 April hingga 23 Oktober selama 180 hari.

Untuk pengaspalan, lanjutnya, pada badan jalan akan dilaksanakan pada awal Agustus mendatang.

“Awal Agustus besok mulai kita aspal, karena usia betonnya sudah mencukupi,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan lapangan, jembatan yang menghubungkan antardesa di Kecamatan Blora Kota dan Jepon serta merupakan akses menuju kawasan wisata Waduk Tempuran itu sudah dilintasi sejumlah kendaraan roda dua. Sedangkan jembatan darurat dari bambu yang dibuat warga setempat sebelumnya, sudah ambrol.

“Sudah tiga hari ini terpaksa kita buka untuk pengendara sepeda motor, karena jembatan daruratnya juga ambrol. Tapi untuk kendaraan roda empat belum bisa lewat,” ungkapnya.

Sementara, Amin Mahrus, salah seorang warga yang melintas tersebut mengaku senang sudah bisa melewati jembatan tersebut. Karena dirinya yang sehari-hari dari Desa Tempuran tidak lagi mengambil jalan memutar, jika hendak ke Desa Ngadipurwo.

“Alhamdulillah jembatannya sudah hampir selesai dan sudah dilewati motor. Jadi gak perlu muter-muter jalan yang terlalu jauh kalau ke Ngadipurwo, apalagi yang mau ngaji ke pondok,” kata Amin, saat melintas jembatan itu.

Reporter : Ngatono

banner 120x500
  • Bagikan