fbpx

PEMUDA KARANGANYAR TODANAN BETERNAK HEWAN KANIBAL

  • Bagikan

Todanan – Sejumlah pemuda yang tergabung dalam AKIK (Arek Kalitengah Kidulan) tampak serius memotong bambu. Komunitas anak muda Dusun Kalitengah Desa Karanganyar Todanan ini sedang membuat kolam untuk peternakan Lele. Mereka berharap Kolam Lele ini dapat membantu kemandirian komunitas dan melatih jiwa wira usaha anggotanya

Ilustrasi Kolam Lele / Komunitas AKIK Karanganyar Todanan beternak Lele untuk melatih jiwa usaha anggotanya.

 

Nurkholis (23), Ketua Komunitas AKIK mengatakan untuk memulai langkah beternak Lele ini dilakukan iuran para anggota komunitas, sebagian besar anggota AKIK Karanganyar Todanan bekerja di luar kota.

“Biaya pembuatan kolam lele yang masih dalam proses ini, diperoleh dari iuran anggota AKIK yang merantau di luar kota. Mereka pulang ketika libur panjang atau hari raya. Tapi masih ada puluhan anggota yang ada di desa. Jadi, ide beternak lele ini akan dijalankan oleh anggota yang ada di Kalitengah ini,” kata Nurkholis, Jumat (15/09).

Ide beternak Lele ini, didapat ketika komunitas ini berkunjung di Pesantren Mambaul Huda, Genukwatu Jombang beberapa waktu yang lalu. Melihat cara beternak Lele yang lumayan mudah dan hasil penjualan yang menjanjikan para pemuda ini bertekad membuat peternakan Lele di desanya.

“Cara membuat kolamnya cukup mudah, yaitu dengan membuat galian berukuran 5 x 3 meter sedalam setengah meter. Dilapisi terpal dan dikuatkan dengan bilah bambu untuk terpal dengan empat lobang,” terang Sugeng (21), anggota Komunitas AKIK.

Untuk kebutuhan bibit Lele dan pakan, Komunitas AKIK memesan langsung dari Jombang. Mereka berpendapat, selain karena mutunya yang baik, harga bibit dan pakan lele dari Pesantren Mambaul Huda Jombang lebih murah dan takarannya terpercaya. Pengepul Lele dari Wirosari Grobogan bersedia menjadi pembeli tetap hasil peternakan anak muda ini.

Tak ayal, gagasan anak muda Dusun Kalitengah Desa Karanganyar Todanan ini diapresiasi oleh perangkat desa setempat.

“Sebagai yang dituakan di Kalitengah, kami salut dengan gagasan anak muda ini. Tapi yang harus diingat, membuat usaha itu mudah yang susah adalah bagaimana mempertahankan bisnis namun tetap menjaga persatuan komunitas. Insyaallah, anak muda ini bisa melakukannya,” komentar Suswo, Kamituwo Kalitengah.

Reporter : Syaifudin Arif

  • Bagikan