PERSENTASE BALITA STUNTING DI BLORA TURUN 0,1 PERSEN

Blora- Angka stunting di Blora mencapai 8,2 persen saat ini. Data tersebut diketahui setelah dilakukan penimbangan serentak balita pada bulan Februari dan Agustus 2019. Dengan kata lain, 8,2 persen dari sekiat 45.600-an bayi, berarti sekitar 3700-an bayi di Blora mengalami stunting.

 

Ilutrasi

Ilustrasi Berdesa.com.

 

Jumlah tersebut turun 0,1 persen dari data bulan Agustus 2018, yakni 8,3 persen. Meski turun tak seberapa banyak, tetaplah hal ini merupakan pencapaian Pemkab Blora dan dinas terkait dalam menurunkan angka stunting.

“Kami apresiasi penurunan angka stunting di Kabupaten Blora. Meskipun sudah turun, namun upaya pencegahan dan penanggulangannya harus terus dilakukan,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Blora, Komang Gede Irawadi dalam resepsi Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke- 55, Selasa (12/11).

Dalam kesempatan tersebut, Sekda juga menegaskan, Intervensi pemerintah hingga ke tingkat desa sangat diperlukan untuk menurunkan angka stunting. Sehingga, hasil kerja pemerintah benar-benar dirasakan dampaknya.

“Kuncinya tiga, harus berani inovatif dalam menyusun program, kreatif dalam melaksanakan program, dan berani melakukan replikatif. Sehingga sasaran penanggulangan stunting bisa benar-benar merasakan manfaatnya,” imbuhnya.

Dipaparkan pula, akselerasi penurunan angka stunting di Kabupaten Blora yang berhasil menduduki peringkat satu se Jawa Tengah. Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) 2013, prevalensi stunting di Blora berada di angka 55,1 persen. Sedangkan pada 2018, turun drastis menjadi 32 persen. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan