fbpx

TEGAS! DPD PKS TOLAK KENAIKAN HARGA BBM

Ketua DPC PKS Kabupaten Blora, Santoso Budi Susetyo

Blora, BLORANEWS – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Blora secara tegas menolak kebijakan pemerintah yang menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi jenis Solar dan Pertalite.

Dijelaskan Ketua DPD PKS Blora, Santoso Budi Susetyo, pihaknya merasa prihatin atas keputusan pemerintah yang menaikkan harga BBM Subsidi. Ia pun mendesak pemerintah agar membatalkan kebijakan tersebut. Sebab, kebijakan itu hanya akan membebani masyarakat secara menyeluruh.

BACA JUGA :  RP60 MILIAR DISIAPKAN BAGI WARGA TERDAMPAK KENAIKAN BBM

“Saya sering ketemu dengan warga masyarakat mas, mayoritas mereka keberatan untuk itu kami menolak kenaikan harga BBM,” tegas Budi.

Budi juga mengatakan, Kebijakan kenaikan harga BBM ini akan berpengaruh pada menurunnya daya beli masyarakat. Mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil akibat hantaman pandemi Covid-19 selama dua tahun terakhir.

“Kenaikan harga BBM bersubsidi tentu akan menurunkan daya beli masyarakat, kalau BBM naik tentunya akan berimbas pada kenaikan harga bahan pokok lainnya dan pasti daya beli masyarakat semakin rendah. Oleh karena itu, pemerintah harus membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi untuk memulihkan ekonomi masyarakat” ujarnya.

BACA JUGA :  KASUS BLT DISUNAT, GANJAR BAKAL TURUN BLORA

Lebih lanjut, anggota DPRD dari dapil satu itu menegaskan, pihak PKS akan senantiasa melakukan penolakan terhadap kebijakan kenaikan harga BBM. Baik dari level pusat hingga level paling bawah.

“Mengingat kenaikan BBM bersubsidi ini sangat luas, untuk itu PKS mulai dari tingkat paling bawah hingga pusat kompak dengan tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi” pungkasnya. (*) 

BACA JUGA :  PARTAI DEMOKRAT BLORA TOLAK KENAIKAN BBM