fbpx

BAZNAS BLORA TAMPUNG 750 JUTA PER BULAN

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora telah menampung zakat Rp750 juta per bulannya. Hal ini disampaikan langsung Bupati Blora, Arief Rohman dalam acara Sedekah Akbar Indonesia yang diselenggarakan oleh Gerakan Infak Beras (GIB).
Bupati Blora, Arief Rohman.

Blora – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora telah menampung zakat Rp750 juta per bulannya. Hal ini disampaikan langsung Bupati Blora, Arief Rohman dalam acara Sedekah Akbar Indonesia yang diselenggarakan oleh Gerakan Infak Beras (GIB).

“Alhamdulillah dari awal menjabat, kami minta untuk ASN (Aparatur Sipil Negara) kami untuk memberikan zakatnya, dari 50 juga sekarang sudah mencapai 750 juta per bulannya,” ungkapnya di gedung Graha Larasati Blora, Minggu (27/3).

BACA JUGA :  SELAIN BANTU WARGA MISKIN, BAZNAS JUGA DORONG PENGEMBANGAN USAHA

Ia mengajak semua lini untuk berbagi bersama-sama memberikan perhatian kepada santriawan dan santriwati atau kepada orang yang berhak mendapatkannya. Pihaknya berharap dari gerakan Baznas menjadi ladang amal jariyah.

“Zakat ini memang harus dipaksa. Kami memantau gerakan yang dilakukan oleh sahabat-sahabat GIB melakukan gerakan infak ini sudah berjalan lama, sudah menyalurkan beribu-ribu ton ke pondok pesantren. Karena di sini gerakan sedekah, semoga jadi amal jariyah, yang menuntut ilmu semoga bermanfaat,” harapnya.

BACA JUGA :  JENAZAH MBAH SUPARMIN DIPULANGKAN, SEMPAT SESAK NAPAS DI REST AREA TANGERANG

Arief juga meminta kepada seluruh anggota GIB untuk bekerjasama dengan para petani, agar hasil tani Blora bisa dinikmati oleh semua kalangan, hasil tani dari Blora ini bisa disalurkan juga di luar kota.

Ketua GIB Blora Ahmad Syarif memaparkan, Sedekah Akbar Indonesia ini memberikan hadiah istimewa kepada puluhan anak Yatin, penghafal Al Qur’an, dan Fisabillah di 35 pondok pesantren di Kabupaten Blora.

BACA JUGA :  GANJAR YAKIN BANTUAN 100 RIBU RSLH BISA TUNTAS

“Sedekah Akbar ini yang ketiga kalinya dan terbesar. Para pengasuh yang selama ini hanya mengumpulkan tabungannya untuk dibelikan beras oleh pengelola yakni GIB, dipertemukan kepada anak Yatin tersebut, agar tali silaturahmi semakin erat,” paparnya. (Jam).