fbpx

BLORA SEGERA MILIKI BIOSKOP DAN “MALIOBORO”

  • Bagikan
Gedung Sasana Bhakti sebelum dirobohkan
Gedung Sasana Bhakti sebelum dirobohkan

Blora- Blora dalam waktu dekat akan segera memiliki gedung bioskop dan tempat hiburan layaknya Malioboro. Hal ini disampaikan Bupati Blora Djoko Nugroho saat memberikan pengarahan kepada Forum Lintas Perangkat Daerah beberapa waktu lalu.

Dikutip dari laman resmi Pemkab Blora, blorakab.go.id , gedung bioskop akan dibangun di lokasi bekas gedung Sasana Bakti  yang kini telah dirobohkan. Sedangkan Malioboro akan dibangun di lokasi Koplakan dan bekas Pasar Induk Blora, Jumat (01/03).

 

Gedung Sasana Bhakti sebelum dirobohkan
Gedung Sasana Bakti sebelum dirobohkan

 

Pembangunan ini merupakan bagian dari rencana kerja tahun 2019. Selain bioskop dan Malioboro, Pemkab Blora juga akan mulai serius di rencana pembangunan Jembatan Medalem bekerja sama dengan Pemkab Bojonegoro, Jawa Timur.

“Pada Tahun 2019 ini, telah dilaksanakan kerjasama dengan Bojonegoro yaitu terkait pembangunan Jembatan Medalem serta Jalan Randu-Getas,” ucap Kokok (sapaan Djoko Nugroho, red) di depan Forum Lintas Perangkat Daerah di ruang pertemuan Bappeda Blora, Rabu (27/02) lalu.

Tak hanya itu, Pemkab juga merencanakan akan memindah Kantor Kecamatan Blora Kota ke dekat Pasar Rakyat Sido Makmur di kawasan Gabus, Kelurahan Mlangsen. Sedangkan, bekas kantor kecamatan tersebut akan difungsikan sebagai kantor Kelurahan Bangkle.

Tak hanya itu, Bupati Blora Djoko Nugroho dalam arahannya juga menegaskan upaya dalam penurunan tingkat kemiskinan di Kabupaten Blora dan penanggulangan stunting.

Untuk pembangunan tahun 2020 direncanakan pembangungan gedung Dinkominfo, Dinas Kesehatan, Kantor Kelurahan Jetis. Kemudian, kerjasama pembangunan RS Pertamina di Cepu (didahului dengan koordinasi DPUPR, perijinan, dan DLH).

“Serta bekas pasar induk akan dibangun kawasan perhotelan dan pertokoan,” imbuh Kokok.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Samsul Arif mengatakan, pembahasan di forum lintas perangkat daerah ini merupakan tindak lanjut musrenbangcam agar perencanaan pembangunan mengakomodir kepentingan masyarakat.

“Tujuan ini untuk membahas Rancangan Awal Renja Perangkat Daerah Tahun 2020, tindak lanjut dari musrenbangcam agar perencanaan bersifat buttom up,” ujarnya.

Sebanyak 180 peserta dari unsur OPD, DPRD hingga pemerintah kecamatan se- Blora hadir dalam acara ini. (one)

banner 120x500
  • Bagikan
error: Konten dilindungi!!