fbpx

POIN YANG DISAMPAIKAN BAPPEDA BLORA KE TIM PENILAI PPD

Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Rini Setyowati memaparkan beberapa poin materi program dan capaian pembangunan daerah tahun 2021 sebagai dasar penilaian penghargaan di depan tim penilai Bappeda Jateng.
Penilaian tahap II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2022.

Semarang – Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Rini Setyowati memaparkan beberapa poin materi program dan capaian pembangunan daerah tahun 2021 sebagai dasar penilaian penghargaan di depan tim penilai Bappeda Jateng.

“Tadi juga kita sampaikan beberapa program unggulan seperti Satu Desa Dua Sarjana, Beasiswa Pelajar dan Santri, KKN Tematik di Desa Miskin, Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT), Satu OPD Satu Desa Dampingan, pelaksanaan e-goverment, e-planning, hingga pembangunan Mal Pelayanan Publik yang masuk tercepat di Indonesia dan menjadi rujukan beberapa daerah untuk studi banding,” papar Rini.

BACA JUGA :  JALAN RUSAK, KOMENTAR WARGANET : KEPALA DAERAH TAK PEDULI

Disampaikannya di Gedung Poncowati Hotel Patrajasa Semarang, Rabu (09/02). Ia juga memaparkan tahapan snikronisasi pembangunan antara Pemkab Blora dengan prioritas Pembangunan Jawa Tengah dan Pemerintah Pusat dalam RKPD tahun 2022.

“Kami sampaikan juga kondisi demografi, tantangan pembangunan, data pertumbuhan ekonomi, data penanganan kemiskinan, hingga indeks pembangunan manusia di Kabupaten Blora dan upaya penanganan pandemi yang saat ini Blora masih level 1 di Jawa Tengah,” terangnya.

BACA JUGA :  PENYANDANG TUNA DAKSA DI BLORA TERIMA ALAT BANTU KAKI DAN TANGAN PALSU

Bappeda Jateng menetapkan Kabupaten Blora masuk nominasi sepuluh besar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2022.

Turut hadir dalam acara tersebut diantaranya Wakil Bupati Blora, perwakilan DPMPTSP, BPPKAD, BPS, DLH, tim TP2D, hingga akademisi.

“Maturnuwun Blora atas paparannya hari ini. Banyak masukan dari tim penilai yang disampaikan tadi, semoga bisa menjadi catatan untuk perbaikan pembangunan daerah. Ini merupakan langkah penting bagi Blora kedepan,” jelas salah satu anggota tim penilai, Prasetyo Aribowo. (Jam).

BACA JUGA :  STRATEGI PENGUASA BEBASKAN LAHAN