BPBD BELUM UMUMKAN PERKIRAAN KERUGIAN AKIBAT SERANGAN ANGIN KENCANG




Blora- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora belum mengumumkan perkiraan kerugian akibat bencana angin kencang yang melanda Blora sore kemarin, Jumat (16/11). Angin kencang menyebabkan belasan rumah di 6 kecamatan mengalami kerusakan.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Blora, Free Bayu Alamanda memaparkan, berdasarkan informasi terakhir, enam kecamatan terdampak angin kencang meliputi, Blora Kota, Jepon, Jiken, Kradenan, Randublatung, dan Banjarejo.

 

Plt Kepala Pelaksana BPBD Blora, Free Bayu Alamanda (kaos hitam).

 

“Kita masih melakukan pendataan di lapangan. Sedianya, kita akan kerja bakti, tapi data yang ada harus akurat. Sehingga, kita masih melakukan pendataan di daerah terdampak bencana,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bayu, sapaan Free Bayu Alamanda, mengatakan untuk memaksimalkan pendataan, pihaknya menerjunkan hampir seluruh personel di lokasi. Informasi dari lapangan, secara berkala akan dihimpun BPBD.

“Kita tak hanya siap secara personel, tapi juga sarprasnya. Sebanyak 27 personel kita terjunkan, dan layanan on call tetap berjalan. Meski on call, bukan berarti kantor kosong (tanpa petugas, red). Tetap ada petugas di kantor,” imbuhnya.

Meski terkendala dengan jarak, di sejumlah kawasan rawan bencana yang jauh dari Kota Blora, BPBD memaksimalkan fungsi relawan dan petugas di tiap kecamatan. Sehingga, penanganan cepat di lokasi terdampak bencana dapat segera dilakukan.

“Relawan di setiap daerah rawan bencana adalah ujung tombak kita. Selain itu, kita juga terus berkoordinasi dengan petugas di tiap-tiap kecamatan,” pungkasnya.  (hud)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.