fbpx

CATAT! SEGINI HARGA ECERAN TERTINGGI PUPUK SUBSIDI KABUPATEN BLORA

Persoalan pupuk telah menjadi rintangan tahunan bagi petani di Kabupaten Blora. Dari kelangkaan hingga penjualan pupuk diatas HET telah mewarnai jerih payah petani dalam mengelola lahan
Ilustrasi Pupuk Subsidi

Blora- Persoalan pupuk telah menjadi rintangan tahunan bagi petani di Kabupaten Blora. Dari kelangkaan hingga penjualan pupuk diatas HET telah mewarnai jerih payah petani dalam mengelola lahan.

Adanya oknum yang menjual pupuk subsidi diatas HET dan ketidaktahuan petani akan regulasi menyebabkan nasib petani semakin sulit.

Untuk itu, petani perlu mengerti Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk subsidi di Kabupaten Blora guna meminimalisir penipuan dan pembodohan.

BACA JUGA :  PETANI BISA BERINOVASI DAN IMPROVISASI DENGAN KEADAAN

Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 49 Tahun 2020 terkait Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi, harga pupuk jenis urea yang harus dijual ke petani senilai Rp 2.250 per kilogram atau Rp 112.500 per karung. Pupuk jenis ZA dijual Rp 1.700 per kilogram atau Rp 85.000 per karung.

Kemudian pupuk jenis SP-36 dijual seharga Rp 2.400 per kilogram atau Rp 120.000 per karung. Pupuk jenis NPK Phonska dijual Rp 2.300 per kilogram atau Rp 115.000 per karung. Serta pupuk jenis Petroganik dijual seharga Rp 800 per kilogram atau Rp 32.000 per karung.

BACA JUGA :  JAGUNG JADI SALAH SATU PRODUK UNGGULAN BLORA

Jika ditemukan harga diatas nominal tersebut, petani diharap melapor pada pihak terkait. Seperti apa yang disampaikan Bupati Blora, Arief Rohman saat melakukan sidak pengecekan di Gudang Penyangga Pupuk Kelurahan Bangkle, Kabupaten Blora.

“Kalau ada laporan dari petani untuk harga pupuk yang melebihi HET nanti silakan dilaporkan, nanti akan terjun dengan Babinsa nanti Pak Dandim kami minta tolong untuk mengawal penyaluran pupuk ini” ucap Bupati. (Kin).

BACA JUGA :  HUJAN TAK HENTI, BERIKUT DAMPAK BURUK BAGI PETANI