GENERASI AMBYAR

Miris rasanya membaca berita hari ini di laman media bloranews.com dengan tajuk “9 Remaja Ngamar di Hotel Cepu dirazia Pol PP”. Berita yang sudah dibaca sebanyak 4293 kali itu membuat diri mengelus dada. Bagaimana tidak, anak-anak usia belia tertangkap sedang melakukan aktivitas yang tidak jelas di kamar hotel, tanpa keberadaan orang tua, di telepon genggam mereka ditemukan konten-konten pornografi, bahkan di antara mereka ada yang mengaku habis menenggak minuman keras,meskipun bukti mirasnya tidak ditemukan oleh petugas. 

 

GENERASI AMBYAR

Arimbi nikmah utami, Penulis.

 

Sebenarnya, hal ini bukan kali pertama terjadi, pada bulan April setahun yang lalu juga pernah diberitakan terjaring sedikitnya tiga puluh sembilan remaja di hotel daerah Cepu. Berita senada juga bisa ditemukan di wilayah lain diluar Blora, jumlahnya pun tidak bisa dikatakan sedikit. 

Fakta-fakta ini memunculkan pertanyaan, bagaimana jadinya masa depan bangsa jika potret generasi mudanya buram seperti ini? 

Orang tua mungkin adalah pihak pertama yang akan diminta pertanggung jawaban, bagaimana peran orang tua sebagai pendidik sekaligus pengawas pertama bagi anak-anaknya, sudahkah peran mereka dijalankan secara optimal. Orang tua adalah pihak yang bertanggung jawab atas anak mereka, bukan guru atau pihak lain.

Lemahnya kontrol masyarakat juga turut memberikan andil, sikap acuh tak acuh membuat individu bebas berbuat semaunya, sanksi sosial di masyarakat juga semakin lama semakin luntur. Hal ini ditunjukkan dengan sikap dari pihak hotel yang menutup mata dengan kehadiran  anak-anak tersebut di dalam hotel tanpa keberadaan orang tuanya. 

Namun yang terpenting adalah semakin tergerusnya pondasi agama pada individu. Sejatinya, dengan keberadaan nilai-nilai agama yang ditanamkan sejak dini, minimal individu memiliki pengetahuan dalam menentukan baik buruk perbuatannya. 

Tak ketinggalan, negara juga memegang peranan penting dalam menjaga moral generasi, karena hanya negaralah yang bisa mengeliminasi konten-konten pornografi atau yang lainnya yang bisa merusak bibit-bibit unggul bangsa.

Peran semua pihak sangat dibutuhkan untuk menjaga masa depan bangsa ini, karena tentunya kita ingin menjadi masyarakat yang bangkit, masyarakat yang lebih baik dari kondisi sebelumnya. Pasti kita semua menginginkan generasi masa depan yang bersinar dan bukan generasi ambyar.

 

Tentang Penulis : Arimbi nikmah utami, seorang ibu rumah bertempat tinggal  di jl. Jenderal Sudirman 131 Bangkle Blora Jateng 58218.

 

*Opini di atas merupakan tanggung jawab penulis seperti tertera, tidak menjadi bagian tanggung jawab Bloranews.com.

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan