fbpx

JALAN RUSAK DI NGAWEN MASIH PADA TAHAP PENAMBALAN

Material untuk perbaikan infrastruktur penambalan jalan Provinsi Blora-Purwodadi yang rusak telah disiapkan di pinggir jalan sepanjang ruas Ngawen. Namun kondisi jalan masih rusak parah.
Tampak tumpukan material di tepi jalan ruas Ngawen untuk menambal jalan.

Ngawen – Material untuk perbaikan infrastruktur penambalan jalan Provinsi Blora-Purwodadi yang rusak telah disiapkan di tepi jalan sepanjang ruas Ngawen. Namun kondisi jalan masih rusak parah.

Plt. Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Wilayah 2 Balai Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah Purwodadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jateng, Umar merespon ruas jalan yang rusak tersebut.

“Tahun ini ada perbaikan jalan mulai dari tugu batas wilayah Grobogan-Blora. Titik perbaikannya dari tugu batas di daerah Gagakan, Kunduran ke timur menuju Blora. Ini sudah proses kontrak kerja, sebentar lagi sudah mulai aksi di lapangan,” terangnya, Rabu (23/3).

BACA JUGA :  MASYARAKAT KELUHKAN KERUSAKAN JALAN PROVINSI BLORA - PURWODADI

Perbaikan jalan Provinsi di ruas Kunduran-Ngawen akan dianggarkan Rp5 miliar untuk spesifikasi jalan rigid beton sepanjang kisaran 900 meter. Pihaknya masih menghitung panjang jalan, ada perhitungan tambah kurang pekerjaan untuk saluran air juga.

“Sedangkan titik-titik kerusakan jalan yang belum masuk dalam rencana anggaran, seperti ruas jalan di Ngawen, akan ditangani menggunakan dana rutin untuk pekerjaan penambalan lubang. Lubang-lubang yang dalam ditata batu (telford) dulu. Kalau cuaca terang dan cerah, akan ditutup lapis campuran aspal panas (CAP),” terangnya.

Sebagai informasi, Ruas jalan Provinsi di wilayah Kabupaten Blora sebanyak tiga ruas yakni jalan Kunduran-Ngawen, Ngawen-Todanan (perbatasan Kabupaten Pati) dan Jati-Cepu akan dianggarkan sekitar 18,4 miliar pada tahun ini. Tiga jalan provinsi itu sepanjang 99.080 kilometer.

BACA JUGA :  JALAN TANGGEL-BANJAREJO MEMPRIHATINKAN

Ruas Kunduran-Ngawen-Blora panjang ruas jalan 25,020 Km terdiri dari kondisi permukaan beton/rigid 18,56 Km (74,18%) permukaan aspal 6,46 Km (25,80%). Tahun 2022, ada paket peningkatan jalan rigid 600 meter di daerah Gagaan (Kunduran) dengan pagu anggaran 5 miliar.

Ruas jalan Singget (Jati)-Cepu dengan panjang sekitar 46,00 Km, sudah dirigid sepanjang 32,81 km, sisanya masih berupa aspal sepanjang 13,19 Km. Ada paket DAK pemeliharaan berkala 2,7 Km, pagu anggaran 10,478 miliar. Overlay 2 lapis di lokasi akses pasar Merah (Mulyorejo) sampai dengan batas kota Cepu dan Randublatung sampai dengan Jembatan Wulung.

BACA JUGA :  WARGA BLORA SAMBAT JALAN RUSAK PARAH

Ruas jalan Ngawen-Todanan (perbatasan Pati), terdapat paket dengan pagu anggaran 3 miliar. Kondisi jalan sudah sekitar 2 Km dibeton dari total panjang 28,060 Km, sisanya masih berupa aspal sekitar 26,06 Km.

Sementara, ruas Todanan-Pucakwangi belum ada pelebaran jalan karena ada refocusing pada tahun 2021 padahal sudah diusulkan sejak tahun 2020. Kerusakan yang cukup panjang juga menjadi pertimbangan pembangunan. (Jam).