fbpx

DPD RI : DI BLORA JALAN RUSAK MASIH BANYAK

Anggota DPD RI, Bambang Sutrisno.

Blora – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Bambang Sutrisno menyoroti infrastruktur jalan di Kabupaten Blora, masih banyak tempat yang harus segera diperbaiki.

Dia mengaku sudah sering bolak-balik ke Blora dan eks Karisidenan Pati. Menurutnya, dari Purwodadi ke sini (Blora) ruas jalannya relatif kecil.

“Banyak ruas jalan yang rusak di Blora, saya lebih memilih melintasi Ngawi untuk sampai ke Blora, daripada harus melewati Grobogan,” katanya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Kamis (18/11).

BACA JUGA :  DUA BUPATI CEK LANGSUNG BAKAL LOKASI JEMBATAN BENGAWAN SOLO

Bambang dalam hal ini sepakat bahwa Blora akan utang Rp 150 miliar untuk percepatan infrastruktur jalan. Diharapkan memberi akses jalan yang baik sehingga berdampak pada percepatan infrastruktur bagi Kabupaten Blora.

“Ya saya rasa daerah punya hak karena untuk percepatan suatu daerah, karena juga diatur dalam undang-undang sehingga saya rasa enggak masalah, yang penting digunakan sesuai dengan peruntukan dan kebutuhan, itu langkah Bupati yang bagus untuk langkah percepatan pembangunan daerah, karena keterbatasan anggaran,” papar Bambang.

BACA JUGA :  JOKOWI ANGGAP BANDARA NGLORAM DESAINNYA SEPERTI KITA DI BAWAH HUTAN JATI

Bupati Blora, Arief Rohman menjelaskan, utang untuk infrastruktur jalan di angka Rp 150 miliar berdasarkan kemampuan fiskal, karena tahapannya setelah disetujui dewan, akan ada paparan dari pihak-pihak yang menawarkan ke Pemkab, mereka akan menghitung kemampuan fiskal seperti apa.

“Blora disepakati utang di angka Rp 150 miliar. Uang pinjaman tersebut akan digunakan dengan penentuan skala prioritas,” jelasnya.

BACA JUGA :  JALAN TANGGEL-BANJAREJO MEMPRIHATINKAN

Diketahui, rapat paripurna di DPRD Blora, Senin (15/11) lalu, hanya memberikan izin kepada Pemkab agar melakukan pinjaman sebesar Rp 150 miliar. (jam).