fbpx

LAUNCING WARUNG PAKDHE, PELAYANAN ADMINDUK DAPAT DIURUS DI DESA/KELURAHAN

  • Bagikan
LAUNCING WARUNG PAKDHE, PELAYANAN ADMINDUK DAPAT DIURUS DI DESA/KELURAHAN
Bupati dan Dindukcapil Blora launching WARUNG PAKDE.

Blora – Kabar gembira, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kabupaten Blora melauncing program inovasi WARUNG PAKDHE (Warga Beruntung Pelayanan Alminduk Berhenti di Desa) bertempat di Rumah Makan Saung Mekarsari. 

Plt. Kepala Dindukcapil, Zulis Susilarti, mengatakan WARUNG PAKDHE adalah sebuah inovasi dimana pelayanan Administrasi Kependudukan cukup sampai tingkat desa atau kelurahan, tidak usah sampai Kecamatan maupun Kabupaten.

“Sekarang dokumen kependudukan kecuali KK (Kartu Keluarga) dan KIA (Kartu Identitas Anak), sudah bisa dicetak dengan kertas HVS A4 80 gram, sehingga semua Desa atau Kelurahan se Kabupaten Blora bisa melayanani dokumen kependudukan,” Ucap Zulis, Rabu (27/10).

Zulis menyampaikan tujuan dari inovasi WARUNG PAKDHE ini adalah untuk mempermudah pelayanan dokumen kependudukan sehingga saat kependudukan semakin valid dan mudah dalam pengurusannya.

Saat ini, inovasi WARUNG PAKDHE baru dilaksanakan di 9 desa dan 1 Kelurahan sebagai percontohan, yaitu, di desa Sambonganyar (Kecamatan Ngawen), desa Karangtalun (Kecamatan Banjarejo), desa Brabowan (Kecamatan Sambong), desa Kentong dan Kelurahan Karangboyo (Kecamatan Cepu), desa Karanganyar, desa sendang, desa kembang, desa Kedungbacib dan desa Gondoriyo (Kecamatan Todanan) ditambah 1 desa ujicoba yaitu desa Tambaksari (Kecamatan Blora). 

“Dengan pelayanan semua dokumen kependudukan di Desa atau Kelurahan, harapan kedepan data kependudukan semakin valid, mudah dan membahagiakan masyarakat,” tandasnya.

Bupati Blora, Arief Rohman mengapresiasi inovasi WARUNG PAKDHE ini, semoga kedepannya bisa terlaksana di seluruh wilayah desa atau kelurahan se- Kabupaten Blora. 

“Saya minta kepada bapak dan ibu Camat untuk bisa membantu sosialisasi, kalau memang ini munculnya dari bawah dan dirasakan manfaatnya, saya ingin semua desa dan kelurahan punya inovasi ini.” ucapnya sebelum pemukulan Gong oleh Bupati, sebagai tanda Launching inovasi WARUNG PAKDHE di Kabupaten Blora.

Arief menambahkan bahwa kunci pemerintahan saat ini adalah di pelayanan, dimana kita akan dianggap baik bila bisa melayani masyarakat dengan maksimal. 

“Kunci pemerintahan saat ini adalah di pelayanan, dimana kita akan dianggap baik bila bisa melayani masyarakat dengan maksimal, contohnya kades akan dianggap bekerja bila bisa melayani masyarakat,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambonganyar, Kecamatan Ngawen, Teguh Mulyo Utomo, menyampaikan terima kasih karena dengan adanya inovasi WARUNG PAKDHE ini masyarakat di desa Sambonganyar sangat terbantu dalam pelayanan administrasi kependudukan, dimana desa Sambonganyar merupakan sebuah desa yang letaknya di pelosok. 

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan Dindukcapil Blora, karena dengan adanya WARUNG PAKDHE ini, pelayanan kependudukan di desa kami dapat terbantu, dimana cukup mengurus di desa sudah bisa, melihat posisi desa kami yang pelosok.” Kata Teguh. (Spt)

  • Bagikan