fbpx

MINYAK GORENG MASIH MAHAL, GANJAR: PROBLEMNYA ADA DI TENGKULAK

Gubernur Ganjar menemukan fakta bahwa minyak goreng masih dijual mahal di pasaran dengan rerata harga Rp 20 ribuan. Fakta tersebut ditemukan Ganjar saat sidak di di Pasar Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (18/4).
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Grobogan- Gubernur Ganjar menemukan fakta bahwa minyak goreng masih dijual mahal di pasaran dengan rerata harga Rp 20 ribuan. Fakta tersebut ditemukan Ganjar saat sidak di Pasar Gubug, Grobogan, Jawa Tengah, Senin (18/4).

Berdasarkan penelusuran Ganjar, problemnya ada pada tengkulak. Hal itu didapatinya saat mampir ke kios distributor minyak goreng curah yang mengemukakan menjual minyak goreng dengan harga pas. Yakni dengan harga rata-rata Rp 15 ribu.

BACA JUGA :  HARGA MINYAK JADI POLEMIK, BEGINI TANGGAPAN KADINDAGKOP BLORA

“Penjualannya bagus. Jadi per kilo Rp 15.400 untuk eceran kalau bakul 15.100, kalau per liter 13 ribuan. Kalau kita model distribusinya sampai tingkat di sini bagus seperti itu, sebenarnya teori berikutnya di masyarakat akan bisa lebih rendah,” ucap Ganjar.

Adapun harga minyak goreng di pasaran kini masih pada kisaran Rp 19 ribu-Rp 20 ribu. Hal itu disampaikan salah seorang pembeli minyak goreng kepada Ganjar saat berkeliling di Pasar Gubug.

BACA JUGA :  GANJAR MINTA KEMENDAG SEGERA AMBIL TINDAKAN TANGANI POLEMIK MINYAK GORENG

“Mahal pak, masih Rp 19 ribu-Rp 20 ribuan. Pripun niki pak ben didunke regane (Bagaimana ini pak biar diturunkan harganya),” ujar salah seorang pembeli yang ditemui Ganjar membawa jerigen minyak berukuran kecil. (Kin).