fbpx

MIRIS, PELAKU PENGEROYOKAN MASIH DIBAWAH UMUR

Pelaku pengeroyokan hingga menewaskan korban yang terjadi di Desa Mentul, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ternyata masih dibawah umur. Hal itu ditandaskan Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiana usai mengamankan 19 pelaku pengeroyokan.
Pra rekonstruksi tragedi pengeroyokan oleh pelaku dibawah umur hingga menewaskan korban.

Blora, BLORANEWS – Pelaku pengeroyokan hingga menewaskan korban yang terjadi di Desa Mentul, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ternyata masih dibawah umur. Hal itu ditandaskan Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiana usai mengamankan 19 pelaku pengeroyokan.

“Belasan anak tersebut masih dibawah umur dan berasal dari wilayah Kecamatan Cepu dan Kedungtuban, Kabupaten Blora,” terangnya, Rabu (2/11/2022).

BACA JUGA :  KORBAN SEMPAT DIPUKULI PAKAI BATU DAN SAJAM

Adapun penangkapan belasan pelaku tersebut terjadi di berbagai tempat. Dan hingga kini, pihak polisi masih melaksanakan pencarian untuk mengamankan pelaku yang lain.

“Perempuan itu menjadi kunci juga, mengarahkan kepada siapa kita melakukan pemeriksaan atau mencari pelaku,” jabarnya.

Untuk 19 pelaku yang telah diamankan kini sedang diperiksa pihak kepolisian. Diamana 9 diantaranya digeler ke lokasi kejadian untuk melakukan pra rekonstruksi.

BACA JUGA :  POLISI AMANKAN 19 PELAKU PENGEROYOKAN

“Tadi kita laksanakan pra rekontruksi. Intinya ya untuk mempertajam per peran masing-masing. Sejauh mana perannya saat itu,” ungkap AKP Agus Budiana.

Diketahui sebelumnya, kasus pengeroyokan hingga merenggut nyawa itu terjadi di lingkungan Mentul, Kecamatan Cepu, pada Senin malam (31/10/2022). Korban tersebut bernama Rohman (24), warga Proliman, RT 7/RW 1, Desa Batokan, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

BACA JUGA :  SEMPAT KABUR KE LUAR KOTA, POLISI BEKUK EKSEKUTOR PENGANIAYAAN MENTUL

Kepala Desa Batokan Suntoko pun membenarkan bahwa yang meninggal dunia adalah warganya yang tinggal di Proliman RT 7 RW 1 Batokan

“Ya benar itu warga saya mas. Meninggalnya tadi malam di TKP. Saya gak hafal namanya. Tapi anaknya masih muda,” ujar Suntoko, Selasa (1/11). (*)