MUSIM KEMARAU DIPREDIKSI BERLANGSUNG HINGGA NOVEMBER

Blora- Musim kemarau tahun ini diprediksi akan berlangsung lebih panjang dari sebelumya. Jika normalnya kemarau akan berakhir di Bulan September, tahun ini kemarau diprediksi akan berlangsung hingga November.

 

Kepala Pelaksana BPBD Blora, Sunanto

Kepala Pelaksana BPBD Blora, Sunanto

 

“Berdasarkan informasi yang kita terima, sampai Bulan November,” terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Blora, Sunanto, Rabu (11/09).

Hingga saat ini, BPBD Blora telah mendistribusikan sebanyak 775 tanki air bersih di 146 desa pada 14 Kecamatan se- Blora. Bantuan bersih tersebut dialokasikan dari APBD dan Non APBD berupa sumbangan dari sektor swasta maupun ormas.

“Sebanyak 146 desa tersebut berdasarkan SK Bupati Blora tentang desa terdampak kekeringan,” imbuh Sunanto.

Berbagai tantangan dihadapi BPBD pada musim kemarau tahun ini. Pemkab Blora hanya menggelontorkan anggaran sebesar Rp 275 juta untuk bantuan air bersih tahun 2019. Tak hanya itu, BPBD juga hanya memiliki 3 kendaraan pengangkut air.

“Kita punya 3 kendaraan pengangkut air, dan 1 truk yang dimodifikasi dengan tanki. Jadi ada 4 kendaraan. Insyaallah bulan November nanti, akan ada penambahan kendaraan pengangkut,” tambahnya.

Meski jumlah desa terdampak telah dipetakan dan ditetapkan melalui SK Bupati, Sunanto memastikan pihaknya siap mendistribusikan bantuan jika ada laporan tentang kebutuhan air diluar pemetaan itu.

“Kalau minta, artinya itu butuh. Karena desa, biasanya ada dukuhannya yang mengalami kekeringan dan itu harus kita tindaklanjuti. Ini lebih merupakan tanggung jawab kemanusiaan,” pungkasnya. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan