fbpx

PASCA OPERASI CANDI 2022, RANDUBLATUNG MENCEKAM

Foto diambil dari video amatir warga. Sumber: _infoblora.
Foto diambil dari video amatir warga. Sumber: _infoblora.

Randublatung, BLORANEWS – Pasca dilakukannya Operasi Zebra Candi 2022 di Kecamatan Randublatung Selasa (11/10/2022) lalu, suasana makin mencekam karena terus bergulirnya info-info hoax yang mengatakan akan ada operasi lanjutan di Randublatung, Kradenan dan Jati.

Sejumlah postingan di media sosial seperti Facebook (FB) dan WhatsApp terus menyebar info-info menyesatkan. 

Banyak emak-emak panik untuk mengantarkan anaknya ke sekolah karena takut akan terjaring operasi polisi. Atik salah seorang ibu rumah tanga (40) harus membangunkan anaknya lebih pagi, untuk menghindari operasi polisi.

“Ada info operasi jam 06.30, jadi saya mau mengantar anak jam 05.30, biar aman,” ujar wanita asal Randublatung ini. 

Berbeda halnya dengan Nini, wanita asal Doplang, Kecamatan Jati. Anaknya terpaksa harus ijin sekolah karena ketakutan akan ada operasi polisi.

BACA JUGA :  CARA BARU POLISI BERI EDUKASI TERTIB LALU LINTAS DENGAN PODCAST

“Saya gak berani antar sekolah ke Randu, Mas. Gak usah masuk saja,” ujarnya, Kamis pagi (13/10/2022). 

Salah seorang guru SD di Randublatung yang enggan menyebut namanya mengatakan, meski hampir pukul 07.00 Wib, masih banyak siswa yang belum masuk sekolah.

“Mungkin pada takut antar anaknya ke sekolah,” katanya. 

Bukan hanya dunia pendidikan, sejumlah pedagang di pasar Wulung mengeluh karena sepinya pembeli.

“Pasarnya sepi pol mas-mas. Gara-gara ada info razia, gak ada orang belanja,” ucapnya sambil memvideo situasi pasar yang sepi dengan ponselnya. 

Sehari sebelumnya, pedagang es yang berada di jl. Diponegoro Randublatung mengakatan hal serupa. Hampir seluruh pedagang mangalami hal yang sama. Hasil penjualan turun drastis.

BACA JUGA :  OPERASI ZEBRA CANDI 2017 BERAKHIR, INI PENDAPAT PEGIAT SOSMED BLORA !

“Kalau yang jual makanan, kalau tidak laku, nasibnya bagaimana? Ratane sepi nyenyet,” ujarnya. 

Berbeda dengan Ratna, dia lebih memilih berdiam diri dirumah daripada ambil resiko.

“Di rumah saja, aman gak resiko,” ujarnya. 

Banyaknya info yang menyesatkan akhirnya berpengaruh hampir semua lini. Pendidikan, ekonomi bisa lumpuh.

Kasat Lantas Blora, AKP. Noach Hendrik yang dikonfirmasi wartawan mengatakan, hingga saat ini belum ada rencana melakukan operasi lagi di Blora selatan.

“Info yang beredar itu tidak benar. Saat ini kami belum ada agenda ke sana, Mas. Hari ini saya ada dinas ke luar kota malah,” katanya. 

BACA JUGA :  SATLANTAS BLORA : PASANG KNALPOT BROONG, SIAP-SIAP DITILANG

Ia mengimbau kepada warga masyarakat agar tidak termakan informasi yang tidak benar.

“Jangan termakan info yang tidak jelas, ” pungkas Noach. 

Sementara itu, Wakapolsek Randubaltung, IPTU Panca Driyanto juga menepis isu yang beredar.

“Jangan percaya Hoax. Jam 06.30 Wib adalah polisi yang melaksanakan pam jalan PH pagi untuk menyeberangkan anak sekolah supaya arus lalin yang padat di pagi hari lancar. Itu yang benar,” ucapnya saat ditemui wartawan.

“Kita memang tidak bisa membendung berita itu, tapi dengan tindakan nyata di lapangan akan menepis isu itu dengan sendirinya,” pungkasnya. (han)