fbpx

POLISI SELIDIKI PELAKU RUSUH DI ANGKRINGAN CINTA CEPU

Rusuh di Angkringan Cinta, dekat jembatan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kawasan Ketapang Kecamatan Cepu Kabupaten Blora
Rusuh di Angkringan Cinta, dekat jembatan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kawasan Ketapang Kecamatan Cepu Kabupaten Blora

Cepu- Segerombolan orang membuat aksi rusuh di Angkringan Cinta, dekat jembatan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kawasan Ketapang Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Kamis (02/01/2020) malam.

 

Rusuh di Angkringan Cinta, dekat jembatan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kawasan Ketapang Kecamatan Cepu Kabupaten Blora
Rusuh di Angkringan Cinta, dekat jembatan perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur, kawasan Ketapang Kecamatan Cepu Kabupaten Blora

 

Ditengarai, gerombolan tersebut dalam kondisi terpengaruh alkohol sehingga membuat keributan di lokasi tersebut. Akibat peristiwa ini, dua pengunjung angkringan mengalami luka ringan, sementara pelaku masih dalam penyelidikan aparat.

“Ada sekelompok orang tidak dikenal. Diduga dalam kondisi mabuk, ribut dengan temanya sendiri. Akhirnya, ada 2 orang yang sedang ngopi di angkringan ikut jadi korban. Sementara korban kondisi luka ringan dan rawat jalan,” terang Kapolsek Cepu Polres Blora, AKP Slamet Riyanto.

Dua pengunjung warung yang menjadi korban peristiwa tersebut diantaranya, Abdul Khodir (43) warga Karangboyo Cepu dan Edi Rustamto (36) warga Ngraho Bojonegoro. Keduanya mengalami luka ringan dan sempat dibawa ke RSUD dr R Soeprapto Cepu.

Menurut keterangan para saksi, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Gerombolan yang terdiri atas 10 orang tersebut sedang cekcok dengan sesamanya, dan dilihat oleh sejumlah pengunjung yang berada di lokasi yang sama.

Merasa tersinggung percekcokannya dilihat banyak orang, gerombolan ini kemudian menyerang sejumlah pengunjung warung dengan mengangkat kursi dan melemparkannya. Usai membuat keributan, gerombolan ini segera meninggalkan warung.

Beberapa saat kemudian, polisi tiba di lokasi kejadian. Hingga kini, polisi masih menyelidiki pelaku aksi rusuh tersebut. (jyk)