fbpx

RESMIKAN WADUK RANDUGUNTING, JOKOWI ANGGAP AIR ADALAH KUNCI KETAHANAN PANGAN

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meresmikan waduk Randugunting di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Rabu (05/01). Ia menganggap bendungan tersebut dapat menjadi ketahanan dan kemandirian semakin baik.
Presiden RI, Joko Widodo.

Japah – Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) meresmikan waduk Randugunting di Desa Kalinanas, Kecamatan Japah, Kabupaten Blora, Rabu (05/01). Ia menganggap bendungan tersebut dapat menjadi ketahanan dan kemandirian semakin baik.

“Kunci dari ketahanan pangan adalah air dan air itu akan ada kalau kita memiliki waduk yang sebanyak-banyaknya. Bendungan ini kapasitasnya 14,4 juta meter kubik, bisa mengairi kurang lebih 650 hektar sawah yang ada di Kabupaten Blora, Pati dan Rembang,” anggap Jokowi.

BACA JUGA :  DAMPINGI JOKOWI CEK KAWASAN INDUSTRI BATANG, GANJAR : GROUNBREAKING BULAN MEI

Pada peresmian tersebut, Jokowi didampingi oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Bupati Blora Arief Rohman.

Di tempat yang sama, Presiden Jokowi dan sejumlah Menteri menaiki perahu wisata naga kurang lebih 150 meter. Jokowi juga menyampaikan, bendungan Randugunting memiliki fungsi konservasi dan pariwisata.

BACA JUGA :  MANTAN BUPATI BLORA DEKLARASI DUKUNG JOKOWI 2024

“Kita harapkan juga Waduk Randugunting ini nanti juga bisa menjadi tempat pariwisata yang sangat baik bagi Kabupaten Blora dan masyarakat di sekitar Kabupaten Blora,” tandas Jokowi.

Bendungan Randugunting memiliki luas genangan 187,19 hektare, juga memiliki sejumlah fungsi lain seperti penyediaan air baku sebanyak 200 liter per detik dan reduksi banjir sebanyak 81,42 meter kubik per detik. Bendungan yang dibangun sejak tahun 2018 tersebut telah selesai dan siap dimanfaatkan. (Jam).

BACA JUGA :  KEPALA NEGARA BERANG, MENTERI DAN LEMBAGA BANYAK IMPOR BARANG