fbpx

STRATEGI PENGUASA BEBASKAN LAHAN

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Blora – Kendala pemerintah melancarkan proyek jumbo biasanya pada pembebasan lahan harus menghadapi rakyat yang mati-matian tak mau tanahnya terjual. Dengan berbagai latar belakang alasan pemerintah, proyek jumbo harus terjadi.

Sebenarnya banyak strategi pemerintah untuk memuluskan rencananya, setidaknya ada tiga strategi pendekatan-pendekatan yang digunakan dalam pembebasan lahan yang dapat diimplementasikan di lapangan.

BACA JUGA :  PETANI MENGELUH, BENDUNGAN SUDAH DANGKAL HARUS TUNGGU TADAH HUJAN

Bersumber dari Highlight Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jendral Sumber Daya Air Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo mengungkap tiga strategi, yaitu pendekatan individu, pendekatan tokoh dan sesuai regulasi.

Strategi pertama merupakan pendekatan individu kepada pemilik tanah. Biasanya dilakukan komunikasi sampai proses negoisasi secara terbatas. Ini dilakukan untuk meminimalisir pengaruh dari pihak luar.

BACA JUGA :  PROGRES CAPAI 90 PERSEN, BANDARA NGLORAM SIAP BEROPERASI

Dalam pendekatan akan diyakinkan untuk memahami betapa pentingnya manfaat proyek yang akan dilaksanakan untuk kepentingan umum. Biasanya pemilik tanah akan melepaskan tanahnya dengan tawaran-tawaran yang diberikan oleh pemerintah.

Strategi kedua adalah pendekatan terhadap tokoh masyarakat. ini diperkuat untuk memperkuat strategi pertama, tokoh masyarakat diminta untuk meyakinkan masyarakat untuk melepaskan hak atas tanahnya.

BACA JUGA :  JALAN DIBANGUN, WARGA DESA SEMPU GELAR TASYAKURAN

Strategi ketiga adalah langkah terakhir sesuai regulasi yaitu melaksanakan proses hukum, yang tentunya diatur dengan syarat-syarat sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Redaksi.