fbpx

TAGANA BLORA GELAR TANAM POHON UNTUK CEGAH BANJIR

  • Bagikan
Kepala Dinsos PPPA Sri Handoko memimpin penanaman pohon di kawasan wisata Cemoro 7 Greneng Kecamatan Tunjungan, Minggu (18/02).

Tujungan – Curah hujan di Blora akan terus tinggi hingga Maret bulan depan. Sehingga, potensi bencana banjir di sejumlah kawasan menjadi ancaman nyata di Kabupaten Blora.

“Berdasarkan data dari BMKG Jawa Tengah menunjukkan, Maret mendatang wilayah Blora selatan berpotensi terkena banjir,” ujar Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Wely Sudjatmiko, Minggu (18/02).

 

Kepala Dinsos PPPA Sri Handoko memimpin penanaman pohon di kawasan wisata Cemoro 7 Greneng Kecamatan Tunjungan, Minggu (18/02).

 

Kawasan yang berpotensi diterjang banjir meliputi Kecamatan Randublatung, Kradenan, Cepu, Sambong, Banjarejo, dan Ngawen.

Merespon hal ini, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Blora Sri Handoko menekankan pentingnya melakukan penanggulangan bencana. Salah satunya dengan menaman pohon bersama Tagana Blora.

“Berbagai pohon kami tanam, mulai dari matoa, rambutan, duren, pinus, dan lainnya,” ucap Sri Handoko di sela-sela tanam pohon di kawasan Wana Wisata Cemoro 7 Greneng Tunjungan, Minggu (18/02).

Seperti diketahui, Tagana adalah organisasi sosial yang bergerak dalam bidang penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang berbasiskan masyarakat. Tagana berada di bawah naungan Dinsos PPPA.

“Kami berharap, upaya ini dapat bermanfaat di kemudian hari. Selain itu Tagana bisa terus eksis dan menolong sesama. Juga mencegah terjadinya bencana dan lainnya,” pungkas Sri Handoko.

Reporter : Abdul Mufid

  • Bagikan