fbpx

WILAYAH CEPU DIKEPUNG BANJIR

Petugas gabungan di lokasi banjir.
Petugas gabungan di lokasi banjir.

Cepu, BLORANEWS – Setidaknya 1399 rumah/KK di sejumlah wilayah Kecamatan Cepu terendam banjir, mengepung Cepu lantaran hujan deras disertai angin kencang. Sejumlah petugas gabungan dikerahkan untuk membantu mengevakuasi dan mengamankan di lokasi banjir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun wilayah yang terdampak cukup parah antara lain Desa Mulyorejo, kawasan Taman Seribu Lampu, kawasan Tukbuntung, Kelurahan Balun, Jalan Ngareng, Jalan Sorogo, Jalan Pemuda, serta Jalan Tambakromo. Penyebabnya lantaran drainase tidak bisa menampung tumpahan air dari pemukiman warga.

BACA JUGA :  IRONIS! LANGGANAN BANJIR, DPUPR TAK ANGGARKAN PEMBANGUNAN DRAINASE JALAN PETING-MENDEN

Kapolsek Cepu AKP Agus Budiana mengungkapkan, petugas gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Cepu Polres Blora, Koramil dan Satpol PP Cepu serta BPBD Kabupaten Blora bersama petugas terkait melakukan pengamanan lokasi banjir dan membantu evakuasi korban banjir di wilayah kecamatan Cepu, Rabu, (19/10/2022) sore hingga malam tadi.

“Alhamdulilah situasi terpantau aman dan kondusif. Tidak ada korban jiwa, petugas gabungan melakukan penjagaan hingga dini hari tadi. Kepada masyarakat Kapolsek berpesan agar hati hati dan waspada. Karena sudah musim hujan agar mewaspadai jika terjadi banjir lagi,” imbau AKP Agus.

BACA JUGA :  SUDAH TERBIASA BANJIR, WARGA CEPU TAK PANIK

Jika ditotal, sebanyak 1399 rumah/KK terendam banjir, belum termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana alam ini, nihil. Warga juga tidak ada yang mengungsi.

Kelurahan Cepu setidaknya 247 terendam banjir, ketinggian air masuk ke pemukiman warga sekitar 50-100cm. Kelurahan Balun 630 rumah terendam air, luapan sungai taman siswa disebabkan hujan lebat dengan durasi lama di wilayah hulu. Beberapa ruang di RS dr Suprapto terendam dengan ketinggian 30-40cm.

BACA JUGA :  TERGERUS AIR, LIMA RUMAH LONGSOR

Sementara di Kelurahan Karangboyo 113 rumah terendam dengan ketinggian 50-100cm, beberapa fasilitas di SD Karang Boyo 3 juga terendam.

Kelurahan Ngelo rata-rata air 50-100cm, setidaknya menggenangi 133 rumah. Desa Mulyorejo, banjir akibat luapan sungai joho, dengan rata-rata air 50-100cm. SMP 4 Cepu, jalan provinsi sepanjang 500meter terendam. Sebanyak 266 KK terendam banjir. (int)