BAHAN KIMIA PENGAWET MAYAT DITEMUKAN DI JAJANAN PASAR




Blora- Sejumlah produk makanan di Pasar Tradisional Sido Makmur ditemukan terdapat kandungan berbagai bahan kimia berbahaya. Tim gabungan dari Polres, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Blora menemukan sampel makanan yang diduga mengandung boraks dan formalin.

  1. Sidak gabungan di Pasar Tradisional Sido Makmur Kabupaten Blora

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang Tri Kuswindarto mengungkapkan, sidak ini bertujuan untuk memastikan makanan atau minuman yang ada di pasar ini layak untuk dikonsumsi. Disamping, mencegah beraksinya mafia pangan dan menjaga keamanan pasar tersebut.




“Selain untuk memastikan keamanan dipasar, tujuan utama sidak bersama tim gabungan adalah untuk memastikan keamanan makanan/minuman untuk di konsumsi, dan juga antisipasi mafia pangan,” ujar Kapolres, Senin (13/05).

Dalam sidak ini, ditemukan sampel makanan yang diduga mengandung rodamin, atau pewarna tekstil. Bahan kimia ini ditemukan pada jajanan anak-anak dan kudapan ringan. Bahan kimia rodamin, membuat jajanan ini memiliki warna yang cerah dan mencolok.

Sementara, bahan kimia formalin dan boraks, yang biasanya digunakan untuk mengawetkan mayat, ditemukan di sampel ikan basah dan juga kerupuk. Terkait temuan ini, dinas terkait akan melakukan uji lanjutan di laboratorium.

”Bahan-bahan berbahaya itu kalau menumpuk di dalam tubuh bisa menyebabkan penyakit seperti kanker. Kita akan memberikan pembinaan kepada para pedagang agar tidak menggunakan bahan berbahaya semacam itu,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Blora, Lilik Hernanto. (spt)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.