fbpx

BLORA BEBAS WABAH PMK

Hingga saat ini, Blora bebas terhadap ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi menyerang kesehatan hewan ternak hingga kematian. Sebab para peternak rajin membersihkan kandang serta merawat ternaknya dengan baik.
Bupati Blora, Arief Rohman.

Jepon, BLORANEWS – Hingga saat ini, Blora bebas terhadap ancaman wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang berpotensi menyerang kesehatan hewan ternak hingga kematian. Sebab para peternak rajin membersihkan kandang serta merawat ternaknya dengan baik.

Hal ini diketahui saat Bupati Arief Rohman terjun langsung ke kandang sapi komunal Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kamis (19/5). Apalagi Kabupaten Blora tercatat sebagai daerah penghasil populasi sapi terbesar di Jawa Tengah.

“Sampai saat ini memang belum terdeteksi PMK di Kabupaten Blora. Meski begitu, langkah kewaspadaan perlu dilakukan. Seperti saat ini kita ajak peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandang, dan mengontrol gizi ternaknya,” ungkap Bupati Arief Rohman usai melakukan penyemprotan disinfektan pada ternak sapi dan kandang.

BACA JUGA :  WASPADA! PENYAKIT MULUT DAN KUKU HEWAN TERNAK

Menurutnya, karena wabah ini disebabkan oleh virus yang menular, pihkanya minta dinas untuk mengaktifkan pos kesehatan hewan di wilayah perlintasan perbatasan. Termasuk di beberapa Pasar Hewan untuk dilakukan pemantauan secara rutin.

“Jangan sampai ada ternak Blora yang tertular dari luar. Apalagi sebentar lagi akan Idul Adha. Kualitas sapi kita harus dijaga,” tegas bupati.

BACA JUGA :  APAKAH HEWAN YANG TERJANGKIT PMK SAH BUAT QURBAN? BERIKUT PENJELASANNYA

Sebagai bentuk kewaspadaan, bupati yang akrab disapa Mas Arief ini juga meminta DP4 untuk menyiapkan obat disinfektan pencegah PMK termasuk vaksinnya untuk disalurkan kepada para peternak.

“Insya Allah, disinfektan dan vaksinnya nanti siap. Kita minta dinas terkait bisa melakukan sosialisasi gejala PMK secara masif. Sehingga peternak bisa langsung lapor ke Pos Keswan jika menjumpai gejala yang mirip,” tambahnya.

BACA JUGA :  BLORA DAPAT VAKSIN PMK TERBANYAK

Sementara itu, drh. Asngadi, selaku subkor kesehatan hewan DP4 menyampaikan, bahwa PMK saat ini mulai terdeteksi di beberapa Kabupaten di Jawa Timur. Sehingga pihaknya sejak beberapa hari terakhir terus melakukan pemantauan perlintasan ternak yang masuk Blora dan sosialisasi ke peternak.

“Blora masih aman dari PMK. Semoga terus kedepannya seperti ini. Kita tidak ingin PMK ini masuk Blora,” terangnya. (sub)