fbpx

DARIPADA SUAMI, JANDA TUA INI LEBIH MEMILIH SEMBAKO

  • Bagikan
DARIPADA SUAMI, JANDA TUA INI LEBIH MEMILIH SEMBAKO
LBH Petir dan pegawai RSUD Wongsonegoro Semarang berikan bantuan kepada para janda tua.

Semarang- Komunitas janda tua yang ada di Jalan Pergiwati 1 Nomor 19, Kelurahan Bulu Lor, Semarang Utara nampak sedang berjemur sambil menunggu kedatangan rombongan dari RSUD Wongsonegoro Semarang yang akan memberikan bantuan sembako.

Ketua Lembaga Bantuan Hukum Penyambung Titipan Rakyat (LBH Petir) Jateng, Zainal Abidin menyambut baik atas kepedulian yang diperlihatkan RSUD Wongsonegoro.

“Saya sangat berterima kasih atas kepedulian RSUD Wongsonegoro di tengah kesibukan berjibaku mengurus pasien covid, masih memikirkan nasib orang kecil. Ini perlu ditiru pejabat negara lain, jangan sibuk pencitraan saja tapi langsung temui rakyat,” terangnya.

Ada yang menarik dalam pemberian bantuan tersebut. Salah satunya Mbah Darmi (92), warga Pergiwati 4 saat ditanya lebih senang diberi beras dan uang daripada mendapatkan suami muda dan ganteng.

“Mbah, pingin sembako nopo bojo ganteng sing enom?” tanya Zainal Petir.

“Kula nggih milih sembako mawon, plong rasane, saged kangge maem,” jawab Mbah Darmi lugu disambut gelak tawa janda-janda lain.

Perlu diketahui, pemberian sembako dan uang RP 100 ribu tersebut merupakan hasil dari iuran tenaga kesehatan di lingkungan Rumah Sakit Wongsonegoro.

“Dana ini iuran dari teman-teman tenaga kesehatan di lingkungan RS Wongsonegoro. Kami memberikan kepada eyang janda-janda sepuh di sini. Sesuai arahan Wali Kota Semarang, Bapak Hendrar Prihadi agar bergerak bersama untuk membantu masyarakat di saat pandemi covid-19,” jelas dokter Susi.

Sebagai informasi, bantuan sebanyak 200 paket sembako, selain diberikan pada janda tua, juga ditujukan untuk tukang pungut sampah, tukang parkir, dan abang becak di kawasan Pasar Surtikanti, Bulu Lor, Semarang Utara. (Jyk)

  • Bagikan