DEPRESI, WARGA BLORA KOTA TEWAS GANTUNG DIRI

Blora- Diduga mengalami depresi karena sakit lambung yang tak kunjung sembuh, seorang pria paruh baya bernama Sujati (57), warga Dusun Gulingan RT 02 RW 01 Desa Tempurejo Kecamatan Blora Kabupaten Blora, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Minggu (10/11).

 

Petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Sujati (57)

Petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Sujati (57)

 

Kapolsek Blora Kota Polres Blora, AKP Agus Budiana mengungkapkan, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh kakak korban bernama Suti (80) saat membuang sampah di halam rumah. Suti melihat ada kursi kayu dan di atasnya terdapat sosok manusia menggantung di pohon mangga.

“Saksi kemudian meminta bantuan perangkat desa setempat untuk mengecek sosok manusia tersebut. Setelah dicek, ternyata sosok tersebut adalah Sujati. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke polisi,” terang Kapolsek.

Berdasarkan pemeriksaan kepolisian dan petugas medis, korban tewas menggantung dengan tali plastik sepanjang 2 meter. Jarak antara dahan pohon mangga dengan leher korban adalah 1 meter, dan ujung kaki korban menempel di tanah.

“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan. Diduga, korban mengalami stress dan depresi karena sakit lambung yang tak kunjung sembuh,” pungkas Kapolsek. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan