JAGA KEAMANAN DAN KENYAMANAN, POLSEK KEDUNGTUBAN KUNJUNGI SESEPUH PERGURUAN

Kedungtuban – Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di wilayah hukum polsek kedungtuban kabupaten Blora.

Kapolsek kedungtuban Iptu Suharto diwakili Kanit Intelkam Iptu Sugiman kunjungi tokoh pencak silat diwilayah setempat untuk melakukan koordinasi. (26/05) 

 

Kunjungannya Kanit Intelkam mengajak warga perguruan

Kunjungannya Kanit Intelkam mengajak warga perguruan

 

Kunjungan tersebut bertujuan membangun silaturhim antar Polsek kedungtuban dengan tokoh pencak silat di wilayah hukum Polsek kedungtuban.

Tokoh yang disambangi adalah Ketua PSHT Ranting  Kedungtuban Bapak Marsam,Ketua PSAW Winongo Ranting  Kedungtuban bapak Tri, Ketua Pagar Nusa Ranting Kedungtuban serta Ketua IKSPI Ranting Kedungtuban Bapak Shobirin.

Dalam kunjungannya Kanit Intelkam mengajak warga perguruan untuk bersinergi agar tercipta keamanan dan kenyamanan agar tidak menimbulkan gangguan gangguan kamtibmas.

“Ayo, para Ketua perguruan silat  juga mengajak warga perguruan silatnya masing-masing untuk selalu menjaga keamanan dan kenyamanan bersama seperti tidak melakukan perkelahian dengan perguruan pencak silat lain, tidak mengkonsumsi narkoba maupun miras dan tidak terjerumus kepada hal-hal negatif yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas,”ajak Kanit Intelkam.

Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto menambahkan dalam setiap kegiatan perguruan silat harus bisa menjaga kondusifitas kamtibmas, dengan menjaga silaturahmi dan toleransi antar warga dan perguruan lain.

“Dalam setiap kegiatan diharapkan setiap perguruan silat bisa menjaga ketertiban dan kondusifitas dari warganya, agar tercipta wilayah kecamatan Kedungtuban yang aman maka koordinasi itu perlu di laksanakan , dan ini untuk antisipasi agar jangan sampai terjadi kejadian yang tidak kita inginkan ,yang bisa menjadi pemicu konflik  di wilayah Kedungtuban,” tandas Kapolsek.

Iptu Suharto mengajak para tokoh silat agar bisa membina dan membawa anggotanya untuk bersama sama menjaga silaturahmi dan kebersamaan.

“Banyak kejadian terjadi selama ini dikarenakan adanya jiwa korsa dan euforia yang berlebihan dari para warga pencak silat, karena dengan terkumpulnya massa yang cukup besar,kemudian melakukan konvoi dengan kendaran rawan terjadi kekacauan.”pungkas Kapolsek.

Sementara itu, Bapak Marsam ketua PSHT Kedungtuban mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung penuh polsek Kedungtuban dalam menjaga keamanan dan ketertiban,

“Tentunya kita akan dukung penuh polsek kedungtuban, dan tentunya rekan rekan perguruan silat semua akan selalu berkoordinasi dengan Polsek jika ada kegiatan,” ucap Ketua PSHT Kedungtuban. (Nzh)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan