fbpx

KECELAKAAN MAUT TEWASKAN SISWI SMA

Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) mati di tempat kejadian perkara (TKP) akibat kecelakaan maut di depan SMP Negeri 3 Blora pada pukul 17.00 WIB, Rabu (23/02) sore.
Mayat korban di TKP.

Blora – Seorang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) tewas di tempat kejadian perkara (TKP) akibat kecelakaan maut di depan SMP Negeri 3 Blora pada pukul 17.00 WIB, Rabu (23/02) sore.

Korban bernama Hilwa Fa Aisya N (15) yang masih mengenakan seragam sekolah itu tergeletak di jalan raya, jasad korban ditutup dengan daun pisang dan banner. Korban diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya usai menghindari jalan berlubang. 

BACA JUGA :  KECELAKAAN BERUNTUN DI BLORA LIBATKAN BANYAK KENDARAAN

“Korban itu dari arah barat sementara truknya dari timur. Kemungkinan menghindari jalan berlubang di depan itu, lalu terpental dan dihantam truk,” kata seorang saksi, Mulyanto, saat kejadian ia di dalam toko setempat, tak berani keluar karena kondisi korban yang mengenaskan.

“Saya dari timur jalan pelan. Tiba-tiba di tempat kejadian korban oleng dan terpental. Karena jarak yang dekat saya kaget dan tidak bisa menghindar,” ucapnya supir truk, Darwanto saat dimintai keterangan petugas.

BACA JUGA :  ADU BANTENG, SEORANG PEMUDIK MEREGANG NYAWA

Kasat Lantas, AKP Edi Sukamto membeberkan, korban mengendarai Honda Vario Nopol. K-5318-RY tabrakan dengan Kbm Truck Isuzu No.Pol. : K-1626-JE warna putih yang dikemudikan oleh Darwanto.

“Cuaca dalam keadaan baru turun hujan. Korban melaju dari arah barat ke timur, tepat di depan SMPN 3 Blora tiba-tiba mengerem dengan rem depan sehingga mengakibatkan oleng ke kanan. Saat bersamaan dari arah berlawanan dari timur ke barat melaju truk, karena jarak yang sangat dekat akhirnya terjadilah kecelakaan,” bebernya saat dikonfirmasi.

BACA JUGA :  TERPELESET SAAT CARI UDANG, REMAJA INI TERSERET ARUS SUNGAI

Diketahui, korban seorang pelajar asal Desa Kadengan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Korban kemudian dievakuasi dibawa ke kamar mayat RSUD Dr. Soetijono Blora dan telah divisum. (Jam).