fbpx

KONDISI PENGUNJUNG MAKAM SUNAN POJOK DI MASA PANDEMI

Kondisi makam sunan pojok.

Blora – Peziarah di makam Sunan Pojok yang berada di jantung kota Blora mengalami penurunan di masa pandemi. Meski demikian selama Covid-19 melanda makamnya tidak di tutup karena cukup memungkinkan untuk prokes.

Penjaga Makam, Rifai Faizin membenarkan hal tersebut, ia mengatakan dengan adanya sedikit kelonggaran sudah agak ramai pengunjungnya. Baik rombongan kelompok, keluarga maupun secara personal. Sebelum ada kelonggaran pandemi pengunjung hanya datang personal.

“Yang ramai itu malam Jumat dan hari Minggu, mas, kisaran 50 orang lah. Bahkan beberapa waktu lalu ada rombongan dari Ungaran Kabupaten Semarang 2 bus dari banjar ada 3 bus, kebanyakan dari Jawa Timur. Parkiran sampai full,” ungkapnya, Sabtu (13/11).

BACA JUGA :  MENGENAL SUNAN POJOK, PANGLIMA PERANG MATARAM DAN BAPAK PARA ADIPATI BLORA

Salah satu peziarah dari Sidoarjo Jawa Timur, Siti Meisaroh menyampaikan rasa keinginannya untuk berziarah di Makam Sunan Pojok, karena sudah 5 tahun lebih tidak berziarah di sini.

“Saya ini rombongan satu bus, ada 60 orang. Saya senang berziarah karena hati sangat tersentuh, merasa ada kedamaian, ikatan batin, tentram hati. Karena yang diziarahi adalah waliallah yang menyebarkan ajaran islam di tanah jawa,” ucap Mei (sapaan akrap).

BACA JUGA :  SUASANA MALAM LIKURAN DI MAKAM SUNAN POJOK

Mei, pemilik agen ziarah itu selain di Makam Sunan Pojok sebelumnya juga berziarah ke makam R.A. Kartini Rembang. Dirinya mengaku, di dalam bus sering bercerita riwayat dan mengenalkan tokoh yang akan di ziarahi.

“Saya manfaatkan hidup sebaik mungkin, di makam para wali saya buat nyaman dan tentram. Setelah ini nanti kami juga akan berziarah ke makam Ki Ageng Tarup, Ki Ageng Selo dan wali lainnya yang sejalur,” imbuhnya.

Sebagai informasi: Sunan Pojok Blora mempunyai empat nama atau sebutan, yaitu Mbah Benun, Syeh Abdurrohim, Pangeran Sedah, dan Pangeran Surobahu.

BACA JUGA :  KAWASAN MAKAM SUNAN POJOK MULAI DITATA

Silsilahnya, Mbah Benun Wali Pojok Blora bin Pangeran Sedayu, bin Panembahan Marengat, bin Pangeran Singobarong (Pangeran Singobarong merupakan menantu Sunan Kudus / Pangeran Jafar Sodik).

Sunan Kudus bin Sunan Ngudung, bin Kholifah Husein, bin Raden Aryo Bariben (Raden Aryo Bariben merupakan menantu cucu nomor 13 dari Raden Brawijaya, Raja Majapahit).

Salah satu versi, Sunan Pojok pernah menjadi Adipati Tuban selama 37 tahun. Saat ini makamnya berada di sebelah selatan alun-alun kota Blora atau depan Koplakan. (jam).