MAKAM PAHLAWAN NASIONAL POTJUT MEURAH INTAN DIBERSIHKAN

Blora- Dua hari usai peringatan Hari Pahlawan, Pemkab Blora bersama Pramuka Penggalang Garuda dari sejumlah SMP melaksanakan kerja bakti membersihkan makam pahlawan nasional, Potjut Meurah Intan di Desa Temurejo Kecamatan Blora Kota.

Selain membersihkan makam Potjut Meurah Intan, Wakil Bupati Blora Arief Rohman dan para pramuka Penggalang Garuda SMP Negeri 1 Blora, Penggalang Garuda SMP Negeri 2 Blora, SMP SION Blora dan SMP Baitunnur Blora membersihkan makam Pejuang ’45, Abu Umar.

Pocut Meurah Intan ditangkap oleh Belanda pada tahun 1902 dan diasingkan ke Blora pada tahun 1905 karena dirasa perjuangannya membahayakan.

Selama di Blora, ia tinggal dan dirawat oleh salah satu keluarga di Desa Kauman (sekarang sebelah utara Masjid Agung Baitunnur Blora) dan meninggal pada tahun 1937 tepatnya pada tanggal 20 September sesuai yang tertera pada nisan makamnya.

 

Makam pahlawan nasional, Potjut Meurah Intan, di kompleks pemakaman Desa Temurejo, Kecamatan Blora kota

Makam pahlawan nasional, Potjut Meurah Intan, di kompleks pemakaman Desa Temurejo, Kecamatan Blora Kota

 

Salah satu Penggalang dari SMP Negeri 1 Blora, Naila mengaku baru kali ini menyaksikan makam pahlawan nasional perempuan tersebut. Sebelumnya, dia hanya mendegar nama pahlawan tersebut di sekolah melalui cerita guru-gurunya.

“Sudah pernah dengar nama Pocut Meurah Intan, namun baru kali ini melihat langsung makamnya. Semoga arwah beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Nya,” ucapnya mendoakan.

Sedangkan Abu Umar, merupakan Pejuang ’45 yang namanya dijadikan nama jalan mulai dari Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora ke barat menuju lapangan Bhayangkara.

 

Wakil Bupati Blora mengajak anggota pramuka untuk membersihkan Makam Potjut Meurah Intan

Wakil Bupati Blora mengajak anggota pramuka untuk membersihkan Makam Potjut Meurah Intan

 

Berkoordinasi Dengan Pemprov Aceh Untuk Renovasi Makam

Sementara itu, Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengaku telah berencana untuk berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh terkait renovasi makam pahlawan nasional tersebut. Langkah ini, sebagai wujud penghormatan kepada Potjut Meurah Intan.

Sebelumnya, Pemprov Aceh sempat berencana memindahkan makam Pocut Meurah Intan ke kampung halamannya. Sayangnya, hingga kini rencana tersebut belum ditindaklanjuti sehingga makam pahlawan itu dalam beberapa tahun terakhir tampak tidak terawat.

“Kami akan mencoba berkoordinasi dengan Pemprov Aceh. Mencoba membahas kemungkinan untuk direvitalisasi atau dibuat yang bagus,” ucap Arief. (hud)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan