fbpx

PERINGATI HSN 2021, BUPATI BERSARUNG : SANTRI SIAGA JIWA RAGA

  • Bagikan
Bupati Blora Arief Rohman, memimpin upacara Hari Santri Nasional.

Blora – Nuansa pesantren lekat di peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 di halaman Kantor Setda Blora, Bupati Blora, Arief Rohman beserta jajaran forkopimda, Kepala OPD, ASN mengenakan peci, bersarung, koko dan pakaian muslimah bagi wanita dengan tema Santri Siaga Jiwa Raga, Jumat (22/10).

Dalam apel bersama, Bupati mengucapkan selamat hari santri dan mengucap syukur atas terselenggaranya peringatan hari santri dengan lancar meskipun diadakan dengan sederhana tanpa mengurangi makna hari santri itu sendiri.

“Sejak ditetapkan pada tahun 2015, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda. Untuk peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga,” ucap Bupati.

Menurutnya, tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri lndonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela Tanah Air, mempertahankan persatuan lndonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa lndonesia. Bila zaman dahulu jiwa santri selalu siap dan berani maju untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan lndonesia, maka santri hari ini tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi yang dapat merusak persatuan dan kesatuan lndonesia,” paparnya.

Sedangkan Siaga Raga menurutnya berarti badan, tubuh, tenaga, dan buah karya santri didedikasikan untuk lndonesia. Oleh karena itu, santri tidak pernah lelah dalam berusaha dan terus berkarya untuk lndonesia.

“Siaga Jiwa Raga merupakan komitmen seumur hidup santri yang terbentuk dari tradisi pesantren yang tidak hanya mengajarkan kepada santri-santrinya tentang ilmu dan akhlak, melainkan juga tazkiyatun nafs, yaitu mensucikan jiwa dengan cara digembleng melalui berbagai ‘tirakat’ lahir dan batin yang diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Usai apel, acara ditutup dengan penyerahan bantuan dari Baznas Kabupaten Blora berupa beasiswa bagi 101 santri penghafal Al Quran di 30 Pondok Pesantren. Kemudian beasiswa untuk 57 mahasiswa berprestasi dari STAI Al Muhammad Cepu, STAI Khozinatul Ulum Blora dan STAI Muhammadiyah Blora. Yang diserahkan secara simbolis dari Baznas ke Bupati, untuk disalurkan ke Ponpes dan STAI.

Sebelumnya, Rangkaian kegiatan telah dimulai pada Kamis (21/10/2021) kemarin dengan diawali acara khotmil qur’an bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Kerjasama dengan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Blora, dan PCNU, khotmil qur’an berlangsung dengan melibatkan para hafiz hafizah perwakilan Pondok Pesantren se Kabupaten Blora.

Kemudian malam harinya (semalam) digelar kegiatan “Blora Bersholawat” bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf dan Gus Yusuf Qhudlori secara live streaming (virtual). (spt).

  • Bagikan