TKI ASAL BLORA 12 TAHUN TAK DIGAJI, PEMKAB TURUN TANGAN

Banjarejo- Malang benar nasib Sri Naning Wahyu Kurniawati (29), seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Plosorejo, Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora. Pasalnya, selama 12 tahun bekerja di Arab Saudi pekerja ini tak menerima gaji dari majikannya.

 

Wakil Bupati Blora Arief Rohman berkunjung ke kediaman Naning (29) di Desa Plosorejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora

Wakil Bupati Blora Arief Rohman berkunjung ke kediaman Naning (29) di Desa Plosorejo Kecamatan Banjarejo Kabupaten Blora

 

Ditengarai, saat berangkat ke Arab Saudi pada 2006 lalu, Naning menggunakan jasa penyalur TKI ilegal. Saat itu, perempuan ini masih berusia 16 tahun sehingga belum memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Setelah bekerja tanpa gaji selama belasan tahun itu, wanita ini memutuskan untuk kabur.

“Setelah saya kabur, saya ditangkap polisi karena tidak punya identitas. Sempat ditahan hingga 15 hari dan dikunjungi petugas dari KJRI untuk membantu kepulangan ke Indonesia,” cerita Naning saat dikunjungi Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, Senin (20/01) siang.

Lebih lanjut, Naning menceritakan, pada tahun pertama dirinya mendapatkan gaji dan bisa mengirimkan uang untuk orang tua. Namun sejak tahun kedua hingga 2019 kemarin belum pernah menerima gaji, karena gajinya disimpan di bank oleh majikannya.

“Jadinya, pulang tidak bawa apa-apa, dibantu KJRI Jeddah hingga bisa pulang ke Indonesia. Saya tidak ingin bantuan yang neko-neko dari pemerintah, saya cuma ingin gaji saya bisa dicairkan,” imbuh Naning.

Jika dihitung-hitung, gaji yang dikumpulkan Naning selama bekerja sebagai TKI di Arab Saudi bisa mencapai Rp 360 juta lebih. Dirinya berharap, gaji tersebut dapat dicairkan dan nantinya akan dia gunakan untuk memperbaiki rumah orang tuanya serta sebagai modal usaha.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati Blora Arief Rohman mengatakan pihaknya akan membantu proses pengurusan gaji Naning melalui Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan Kementerian Tenaga Kerja.

“Kami akan upayakan melalui dinas terkait agar berkoordinasi dengan BNP2TKI dan Kementerian Tenaga Kerja. Semoga berhasil,” kata Wabup Arief. (jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan