fbpx

BPBD BLORA SIAPKAN DESA TANGGUH BENCANA

BPBD BLORA SIAPKAN DESA TANGGUH BENCANA
Kepala Pelaksana BPBD Blora, Slamet Widodo.

Blora – Memasuki musim penghujan dan hampir seminggu terjadi bencana angin puting beliung yang mengakibatkan kerusakan seperti robohnya rumah dan pohon tumbang, Desa-desa di bantaran bengawan solo disiapkan Desa Tangguh bencana.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Slamet Widodo mengatakan, kegiatan desa tangguh bencana dengan 20 desa di daerah aliran bengawan solo. Hal ini dilakukan dalam rangka pengelolaan resiko berbasis komunitas.

“Ada 20 desa sepanjang bantara bengawan solo dari Kecamatan Kradenan, Kedungtuban sampai Kecamatan Cepu. ’Dari desa tangguh bencana ini bentuknya pemberdayaan masyarakat bagaimana caranya mereka mengkaji resiko bencana di desa masing-masing,” ucapnya saat ditemui Bloranews usai apel kesiapsiagaan di Alun-alun Blora, Rabu (27/10).

BACA JUGA :  DEBET SUNGAI MENINGKAT, LONGSOR TERJADI DI CEPU

Slamet menerangkan ancaman apa setiap tahun terjadi di desa tersebut. Kemudian didokumentasikan dan ditulis lokasi-lokasi yang rawan. Kemudian lokasi peningkatan ancaman bencana selama musim penghujan juga harus dipetakan.

‘’Maka dalam desa tangguh ini juga dilaksanakan terkait indikator penyusunan evakuasi,’’ terangnya.

Pihaknya menambahkan seperti jika dalam satu desa sering terkena banjir maka harus disiapkan tempat evakuasi dan menentukan titik aman bagaimana cara evakuasinya seperti apa. Bukan hanya itu, tetapi juga adanya sistem peringatan dini seperti apa.

BACA JUGA :  TIM SAR GABUNGAN TEMUKAN KORBAN HANYUT DI SUNGAI WULUNG

‘’Kalau selama ini banjir tiba-tiba datang dan sudah selutut baru mengungsi,’’ imbuhnya.

Slamet mebeberkan rumah yang terdata akibat angin, ada 2 sampai 25 rumah. Se-kabupaten Blora. Dengan kejadian beruntun yang terjadi hampir meliputi semua kecamatan.

“Terkait dengan rumah yang roboh dan rusak berat, selama 3-4 hari ada 9 rumah. Untuk yang sedang ada 5, ringan gak banyak,” ujarnya.

BACA JUGA :  JENAZAH KORBAN TENGGELAM DI BENGAWAN SOLO DITEMUKAN

“Harapan kita gak ada lagi. Ini tiap menjelang musim hujan selalu dilakukan gladi, selalu diselenggarakan. Untuk meningkatkan kesiapsiagaan kita dan sinergitas kita. Tidak hanya apel tapi juga melakukan simulasi,” sambungnya.

Untuk posko bencana juga sudah disiapkan oleh BPBD, untuk induknya berada di Kantor BPBD Blora selain itu juga posko berada di kecamatan-kecamatan sampai Maret 2022 nanti. (Spt)