fbpx

DARURAT NARKOBA, BNNK AKAN NGANTOR DI EKS RUMAH DINAS WABUP

  • Bagikan

Blora – Mengingat banyaknya kasus narkoba yang terjadi di Bumi Samin. Agar generasi muda di Kabupaten Blora tidak banyak yang terjerumus ke dunia gelap tersebut. Pemerintah Kabupaten Blora mendukung terbentuknya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) di Kabupaten Blora. Hal itu mulai direalisasikan dengan menyediakan kantor BNNK di eks rumah dinas Wakil Bupati Blora. 

“Justru sudah ngasih tempat kantor di bekas rumah dinas Ketua Dewan dan wakil bupati Blora di Ringin Kembar,” jelas Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kasat Narkoba AKP Suparlan.

 

AKBP Saptono saat memberi penjelasan kepada awak media

 

Menurutnya  saat ini masih menata SOTK terlebih dahulu. Terkait personil juga masih perlu dibicarakan lebih lanjut. Bupati juga menganjurkan untuk mulai Agustus sudah bekerja.

“Untuk memulai operasi perlu dibicarakan lagi. Sebab personilnya nanti gabungan dari PNS Pemkab dengan Polri. Selain itu, ada kriteria kusus dan nantinya diseleksi dulu. Bahaya narkoba yang semakin mengkhawatirkan masyarakat. Untuk itu kita siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait peredaran narkoba, Blora sudah bisa dikatakan daerah rawan narkoba, karena perkembangan peredaran narkoba dari 2 tahun terakhir meningkat. Modus operandi para pengedar narkoba sudah seperti kurir di kota-kota besar, sehingga kami perlu kerja keras ungkap kasus narkoba ini,” terang AKP Suparlan.

Harga per-gram untuk narkoba jenis sabu-sabu seharga satu sampai dua juta per gram. “Harga satu gram sabu sabu lebih mahal dari pada satu gram emas. Kalau emas, per-gram hanya 500 ribu sedangkan sabu-sabu bisa satu hingga dua juta per gram. karena itu, usaha narkoba lebih menggiurkan ,” jelasnya.

Dalam waktu enam bulan terakhir, Satresnarkoba Polres Blora berhasil mengungkap 11 kasus  Narkoba dan meringkus 16 pelaku. Dengan rincian kasus tindak pidana sabu-sabu 8 kasus dan tindak pidana bahan berbahaya 3 kasus.. Polres Blora juga berhasil mengamankan 12,477 gram sabu-sabu dan berbagai alat penghisap sabu.

Reporter : Ngatono

  • Bagikan