fbpx

DISERANG VIRUS PMK, PASAR HEWAN BLORA DITUTUP

Kegiatan perdagangan sapi di Pasar Pon Blora
Kegiatan perdagangan sapi di Pasar Pon Blora Kota (sumber foto: blorakab.go.id)

Blora, BLORANEWS – Akibat 10 ekor sapi positif Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Pasar Hewan Blora ditutup. Sejak besok pagi hingga 14 hari kedepdan.

Langkah ini diambil Pemkab Blora melalui Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora untuk mengantisipasi dan membatasi penyebaran virus tersebut.

“Otomatis Blora zona merah. Besok, (Jumat, red) kita coba pasar hewan ditutup 14 hari. Uji coba,” terang Kepala Dinas Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan (DP4) Blora, Gundala Wejasena.

BACA JUGA :  KEMENTAN KUCURKAN 60 RIBU DOSIS VAKSIN PMK

Meski besok ada penutupan, pihaknya tidak bisa menjamin para pedagang hewan berhenti jualan. Bisa jadi lewat jalan tikus.

“Kita juga tidak tau kalau lewat jalan tikus. Apalagi harga sapi Jatim turun. Masyarakat suka dan ingin beli sapi murah,” imbuhnya.

Gundala menyarankan agar warga tidak membeli sapi baru. Ini sebagai antisipasi penularan virus kaki dan mulut.

BACA JUGA :  BUPATI BLORA APRESIASI MAHASISWA UNAIR UNTUK BANTU ATASI PMK

“Saranku tidak usah beli sapi baru. Sabar dikit,” pintanya.

Dalam Surat permohonan penutupan sementara operasional pasar hewan Se-Kabupaten Blora hari ini, pihaknya meminta untuk sementara dilakukan penutupan operasional jual beli, transaksi hewan ternak baik kambing, dan sapi di seluruh pasar hewan. Mulai 27 Mei hingga 11 Juni 2022.

Diketahui, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) masuk di Kabupaten Blora. Menyebar di 3 kecamatan. Bahkan dari 11 sampel yang dikirim ke laborat, 10 diantaranya positif terjangkit penyakit yang menyerang hewan ternak ini. (sub)

BACA JUGA :  75.500 DOSIS VAKSIN PMK AKAN DISEBAR DI SELURUH JATENG