KAKI DAN TANGAN PALSU UNTUK DIFABEL

Blora- Sejumlah penyandang disabilitas di Kabupaten Blora segera mengenakan tangan dan kaki palsu. Organ tubuh buatan ini mereka dapatkan secara cuma-cuma alias gratis. Pengurukan lingkar kaki dan tangan berlangsung kemarin, Jumat (25/01).

Sekretaris Difabel Blora Mustika (DBM), Sriyono Abdul Qohar mengungkapkan, sedianya pemasangan alat bantu semacam ini dilaksanakan pada 2018 kemarin. Sayangnya, adanya sejumlah kendala membuat kegiatan tersebut baru terselenggara tahun ini.

 

Sekretaris Difabel Blora Mustika (DBM), Sriyono Abdul Qohar

Pengukuran untuk persiapan organ tubuh palsu di kantor Dinsos P3A Blora

 

“Kami menyambut gembira acara ini (pengukuran kaki dan tangan palsu, red). Soalnya, tahun kemarin gagal dilaksanakan karena terkendala teknis administrasi. Rencananya Senin (28/01) depan pemasangannya,” terang Sriyono, Sabtu (26/01).

Lebih lanjut, berharap program ini dapat berlangsung tiap tahun. Kaki dan tangan palsu meski dinilai cukup awet, namun perlu diperiksa kondisinya secara teratur.

“Bisa saja, dalam dua atau tiga tahun mendatang kaki dan tangan palsu sudah tak layak pakai karena lapuk,” pungkasnya.

Sebagai informasi, bantuan kaki dan tangan palsu untuk para difabel ini terselenggara berkat kerja sama Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Blora, Bappeda, Yayasan Tuna Daksa, dan Difabel Blora Mustika (DBM).

Dalam kesempatan ini, sebanyak 28 penyandang disabilitas menjalani pengukuran untuk memastikan tangan dan kaki palsu yang akan dipasang sesuai dengan ukuran. Diharapkan, alat bantu ini akan membuat mereka semakin produktif dalam berkarya.

“Dengan menggunakan alat bantu ini, semoga semangat hidupnya bertambah dan mampu berkarya secara mandiri. Ini yang datang baru semua. Bantuan 2017 kemarin masih bagus dan awet. Buktinya hari ini tidak ada yang minta ganti,” ucap Kepala Dinsos P3A Blora, Sri Handoko. (one)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan