fbpx

SAMBUT RAPAT SENAT TERBUKA : KAMPUS KHOZIN SIAP CETAK GENERASI SANTRI TERPELAJAR MULTI TALENTA

  • Bagikan
Nur Ikhsan (gus ikhsan)
Gus ikhsan Bersama

Kota ( 09/02/2016 ) Geliat kebangkitan santri kian terasa di Kabupaten Blora. Dua puluh sembilan calon wisudawan menanti detik – detik pelantikan dengan penuh kebanggaan, secara resmi para mahasiswa – santri ini akan menyandang gelar sarjana tafsir. Sebuah apresiasi resmi secara akademik bahwa mahasiswa santri ini telah menyelesaikan dua dari Tri Dharma dalam perjuangannya di Kampus Peradaban, STAI Khozinatul Ulum Blora.

 

STAI KHOZINATUL ULUM BLORA JATENG
STAI Khozinatul Ulum Blora

 

Rabu besok ( 10/02/2016 ) akan diselenggarakan Rapat Senat Terbuka dan Wisuda angkatan III STAI Khozinatul Ulum Blora. Acara diagendakan diselenggarakan di Gedung Serba Guna NU Blora jalan Sumodarsono No 58 Mlangsen Blora. Dalam acara tersebut, dua puluh sembilan wisudawan juruusan tafsir akan dilantik dan diambil sumpah. Sebagai bekal kepada para wisudawan, akan disampaikan Orasi Ilmiah oleh Dr Hasyim Muhammad, Sekretaris Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta ( Kopertais ) Wilayah X Provinsi Jawa Tengah.

Ditemui di kediamannya, desa Jetis Karkaran Kecamatan Blora, Ketua STAI Khozinatul Ulum Blora Dr H.A.M. Nur Ihsan LC, MA menyampaikan harapannya atas agenda istimewa tersebut.

Menurut Ketua STAI Khozinatul Ulum Blora, kebutuhan kabupaten Blora akan Sumber Daya Manusia membuat perguruan tinggi harus bertransformasi dengan memberikan ketrampilan – ketrampilan yang sesuai dengan kebutuhan jaman. “ Menyadari kenyataan ini, kami dengan pola pesantren memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk mengasah ilmunya. Kami menyediakan pelatihan – pelatihan cara mengajar untuk memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di Kabupaten Blora. Selain itu, kami juga membekali dengan kemampuan pengoperasian komputer. Sehingga, mahasiswa STAI Khozinatul Ulum Blora memiliki kemampuan mendidik anak bangsa dan pengetahuan multimedia “ Jelas Doktor lulusan Sudan University ini.

 

Nur Ikhsan (gus ikhsan)
Dr H.A.M. Nur Ihsan LC, MA (Gus Ikhsan) Bersama keluarga

 

“ Kepada para mahasiswa yang telah menyelesaikan proses belajar di STAI Khozinatul Ulum dapat mengaplikasikan keilmuannya dengan mendidik di banyak institusi pendidikan yang dimiliki oleh Khozinatul Ulum. Selain di Khozinatul Ulum, kami ( STAI ) juga membuka kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Safinatun Naja, sehingga para mahasiswa kecil kemungkinan akan menganggur pasca kuliah “ lanjut suami dari Hj. Nur Hilwa Layyina dan ayah dua putra ini.

Kedepan, potensi dekadensi moral diperkirakan akan meningkat seiring berkembangnya jejaring teknologi informasi. Ditambah lagi, fenomena pasar bebas yang mulai memperlihatkan beberapa gejalanya membuat peran institusi pendidikan menjadi sangat signifikan.

Pendidikan formal yang menjadi satu – satunya institusi dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah kerap mengecewakan kebutuhan akan generasi terpelajar di tanah air, bukan tidak mungkin pada gilirannya Kabupaten Blora akan mendapatkan imbas dari sudut pandang umum ini.Menghadapi fenomena ini, pesantren dengan semangat perbaikan moral menawarkan pola pendidikan karakter untuk memperbaiki moralitas generasi bangsa. Gerakan Ayo Mondok menjadi salah satu indikator kebangkitan pesantren dewasa ini.

Menanggapi fenomena tersebut Gus Ihsan ( Panggilan akrab Dr. H.M.A. Nur Ihsan Lc, MA ) menyampaikan bahwa fenomena kebangkitan pesantren telah terjadi sudah sejak lama, tepatnya pada masa pemerintahan KH Abdurrahman Wahid. Sejak saat itu, pesantren dituntut untuk memiliki berbagai talenta demi menjadi katalisator gerak roda pembangunan di tanah air.

Citra pesantren dan lembaga yang dinaunginya sering dikesampingkan dibanding institusi modern lainnya. Namun, seiring berjalannya waktu pesantren mulai memperbaiki dirinya dalam berbagai aspek. “ Di Blora saat ini terdapat banyak pesantren yang menaungi pendidikan formal. Bahkan dalam banyak hal pesantren lebih maju dibanding institusi sejenis dalam mengelola pendidikan. Khozinatul Ulum adalah salah satu dari banyak pesantren di Blora yang menaungi beberapa jenjang pendidikan formal bahkan perguruan tinggi, dan STAI Khozinatul Ulum siap menjadi pelopor dan teladan dalam pengembangan pendidikan di Kabupaten Blora “ pungkas Gus Ihsan.

Reporter          : Puguh Nurdiansyah

Foto                 : dari berbagai sumber

banner 120x500
  • Bagikan
error: Konten dilindungi!!