SEJARAH TAHUN BARU IMLEK




“Bila suatu hari dapat membaharui diri, perbaharuilah terus setiap hari dan jagalah agar baharu selama-lamanya.” Daxue II: 1.

Demikian yang terukir di tempayan Raja Cheng Tang (Sing Thong), Rajasuci Dinasti Shang yang berkuasa sekitar tahun 1766 sM.  Tulisan tersebut sengaja dibuat Cheng Tang agar dirinya setiap pagi, ketika membasuh muka akan selalu teringat bahwa sebagai manusia harus selalu mempunyai semangat membaharui diri, harus senantiasa di dalam suasana kehati-hatian, serta semangat memeriksa diri yang tinggi.

Tahun ini awal Tahun Baru Imlek 2570 jatuh pada tanggal 05 Februari 2019. Tulisan ini berusaha mengungkapkan fakta sejarah tentang Tahun Baru Imlek atau Tahun Baru Kongzi Li dari awal keberadaannya hingga pada jaman kini.

 

Persiapan menyambut Tahun Baru Imlek 2570 di Kelenteng Hok Tik Bio Blora

Persiapan menyambut Tahun Baru Imlek 2570 di Kelenteng Hok Tik Bio Blora

 

Penanggalan yang kita kenal saat ini dengan nama penanggalan Imlek, sudah dikenal sejak 4700 tahun yang lalu. Penggagasnya adalah Huang Di atau Kaisar Kuning, yang hidup pada 2696 – 2598 sM. Beliau itu disamping seorang Raja Agung, Raja Suci, juga merupakan Bapak orang Tionghoa, juga diakui sebagai salah satu Nabi dari Ru Jiao/Agama Khonghucu. Berdasar pengamatan dan pencerahan beliau maka dapat diketahui bahwa peredaran bumi terhadap matahari dalam satu siklus adalah enam puluh tahun dikenal dengan siklus enam-puluh tahunan. Siklus enam puluh tahunan inilah yang dibagi menjadi dua belas shio dan lima unsur.

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.