fbpx

SEMPAT CEDERA, SITI NAFISATUL HARIROH TOREHKAN PERAK DI PON XX PAPUA

SEMPAT CEDERA, SITI NAFISATUL HARIROH TOREHKAN PERAK DI PON XX PAPUA
Sederet medali yang diperoleh Siti Nafisatul Hariroh dari 2014 hingga 2021

Blora – Atlit asal Blora, Siti Nafisatul Hariroh yang mewakili kontingen Jawa Tengah (Jateng) dalam cabang olahraga (cabor) angkat besi torehkan perak pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua meski sebelumnya mengalami cedera pada pergelangan tangan dan kakinya.

“Ada cedera di pergelangan tangan dan beberapa bulan sebelumnya itu cedera di pergelangan kaki. Namun pas waktu pertandingan di PON enggak merasakan sakit,” ucapnya saat ditemui Bloranews.com di kediamanya, Kelurahan Kauman, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, (16/10).

BACA JUGA :  SEMPAT PATAH TULANG, SISWA SMPN 5 BLORA JUARA JUDO TINGKAT NASIONAL

Siti mengatakan dirinya bersaing dengan atlet olimpiade Tokyo, Windy Cantika Aisah untuk memperebutkan medali emas di kelas 49 kilogram putri. Namun, dirinya masih kalah bersaing dengan atlet asal Jawa Barat tersebut.

“Ikut cabang angkat besi kelas 49 putri dan meraih medali perak. Memang untuk mengalahkan Cantika cukup berat dan kecil kemungkinannya,” tandasnya.

Selesai berlaga di ajang olahraga empat tahunan tersebut, Siti Nafisatul pulang bersama dengan atlet angkat besi lainnya, M Yasin yang juga berasal dari Desa Blungun, Kecamatan Jepon, Blora.

BACA JUGA :  JADI TUAN RUMAH PORPROV, BLORA SIAPKAN BELASAN ATLET PANJAT TEBING

Namun selama perjalanan pulang ke kampung halamannya, tampaknya tidak ada perhatian khusus yang diberikan oleh pemerintah daerah.

“Ketika pulang dari Papua, kita transit di Jakarta langsung ke Semarang. Dari Semarang dijemput orang tua pulang ke Blora. Enggak ada dari KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia),” terangnya.

Selama berada di Papua, dirinya menceritakan telah mendapatkan uang saku dari pemerintah provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Blora.

“Kalau untuk bonus belum tahu juga,” ujarnya singkat.

BACA JUGA :  45 ATLET TAEKWONDO RAIH PRESTASI KEJUARAAN KAPOLRI CUP 3

Meski begitu, anak pasangan Sarmidi dan Sulasmi tetap bersifat profesional. Apalagi, dalam waktu dekat dirinya akan segera berangkat ke pelatnas di Jakarta.

Berkat sumbangsih medali yang diraihnya, Jawa Tengah berhasil menduduki posisi 6 dengan raihan 27 medali emas, 47 medali perak, 64 medali perunggu, dengan total 138 medali.

“Ini akan kembali ke pelatnas dulu, ini rencana ada kejuaraan di Uzbekistan tapi kita nunggu biaya dan lain sebagainya kalau memenuhi kita bisa berangkat,” pungkasnya. (Spt)