14 KECAMATAN DI BLORA MULAI ALAMI KEKERINGAN

Blora- Dari 16 Kecamatan yang ada di Kabupaten Blora, setidaknya ada 14 Kecamatan yang sudah mengalami kekeringan akibat kemarau. Bahkan sudah ada beberapa desa yang sudah mengajukan bantuan air bersih ke Pemkab Blora.

 

droping air ke sejumlah desa

BPBD Blora lakukan Droping air ke sejumlah desa

 

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Blora, Hadi Praseno mengungkapkan, sudah ada 170 desa di Blora yang mengalami kekeringan. Terutama wilayah Blora Selatan seperti halnya Kecamatan Jati.

”Hanya ada dua kecamatan yang tidak mengajukan bantuan air bersih, masing-masing Kecamatan Todanan dan Kecamatan Kradenan,” ungkap Hadi Praseno. Minggu (23/08).

Hadi Praseno juga menambahkan, untuk SK Bupati Blora terkait tanggap darurat kekeringan juga sudah turun. Pihaknya bahkan sudah melakukan droping air ke sejumlah desa yang tingkat kekeringannya masuk kategori parah.

Sementara itu, Wakil Bupati Blora, Arief Rohman, mengaku sudah turun langsung ke sejumlah wilayah seperti Kecamatan Randublatung dan Jati untuk mencari solusi kesulitan air yang dihadapi setiap tahunnya dengan menyerap aspirasi warga sekitar.

”Kita membangun itu harus berdasarkan kemauan dan keinginan dari warga yang ada di paling bawah, sehingga asas manfaatnya benar-benar besar dirasakan oleh warga,” terangnya.

Dirinya juga berharap jika nantinya bisa saja saluran air PDAM bisa menjangkau dan sampai ke sejumlah wilayah Jati.

“Sekali lagi tinggal bagaimana kemauan warga, kita akan melayani,” pungkasnya. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan