6 KECAMATAN ZONA MERAH COVID-19

Blora- Ada enam kecamatan dari enam belas kecamatan se Kabupaten Blora yang sudah dinyatakan zona merah. Dari enam kecamatan tersebut setidaknya ada sembilan orang positif Covid-19. Minggu (10/05).

 

Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso,

Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, dr. Nugroho Adiwarso

 

Dengan rincian kasus pertama dari Kelurahan Kunden Blora (meninggal dunia), Kasus kedua dari Tenaga Medis RSUD Blora (masih perawatan), Kasus ketiga dari Desa Kentong Cepu (masih perawatan), Kasus keempat dari Desa Singget Jati (meninggal dunia).

Kasus kelima dan keenam dari Kunduran (kluster Temboro/dirawat), Kasus ketujuh dari Kelurahan Tegalgunung Blora (meninggal dunia), Kasus kedelapan dari Jepon (perawatan), dan Kasus kesembilan dari Desa Bergolo Ngawen (kluster Temboro/perawatan).

Direktur RSUD dr. R. Soetijono Blora, Nugroho Adiwarso menyampaikan, bahwa hingga hari ini di rumah sakit yang ia pimpin masih merawat 2 pasien di ruang isolasi, dan di Klinik Bakti Padma merawat 17 pasien yang juga menjalani isolasi.

“Kami mengapresiasi seluruh keluarga pasien yang telah merelakan dan mengikhlaskan keluarganya untuk diisolasi di Klinik Bakti Padma. Semoga bisa kembali sehat karena harus diisolasi selama 14 hari dengan kondisi yang terbatas (tidak boleh beraktifitas keluar). Mohon dukungannya semoga bisa menyelesaikan isolasi dengan baik,” ucapnya.

Hari ini ada penambahan 2 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19 atas swab test Laboratoirum PCR. Kedua pasien positif baru ini menurutnya sudah menjalani isolasi di Klinik Bakti Padma, yang masing-masing merupakan pasien dari Bergolo Ngawen dan Jepon.

“Sehingga di Bakti Padma hari ini total ada 17 pasien, 4 diantaranya positif Covid-19, dan 13 positif Tapid Test. Semuanya dari kalangan masyarakat. Kita berharap tidak bertambah lagi,” harapnya. (jyk)

 

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan