LULUS : BAWASLU TIDAK DALAM TEKANAN DARI PIHAK MANAPUN

Blora- Sejumlah masyarakat yang tergabung dalam Front Masyarakat Peduli Demokrasi kembali menggeruduk Kantor Bawaslu Kabupaten Blora pagi ini. Hal ini tak lain adalah upaya mengawal kasus pelaporan yang telah menyeret nama Bupati Blora, Djoko Nugroho, Camat Randublatung, Budiman serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Mulyowati, serta Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blora.

 

LULUS : BAWASLU TIDAK DALAM TEKANAN DARI PIHAK MANAPUN

Ketua Bawaslu Blora, Lulus Maryonan (paling kanan) saat menerima demonstran.

 

Ketua Bawaslu Kabupaten Blora, Lulus Mariyonan menegaskan, jika Bawaslu Blora bekerja tidak dalam tekanan pihak manapun. Terkait  laporan dari masyarakat pihaknya mengaku dibatasi dengan waktu dan dirinya sudah membagi kepada anggota Bawaslu lainnya sehingga segera bisa diselesaikan.

“Kami mohon pengertiannya karena kita bekerja sesuai aturan dan waktunya yang dibatasi, kami bagi tugas agar tujuannya semua dapat bisa diselesaikan,” ungkap Lulus saat audiensi dengan Front Masyarakat Peduli Demokrasi di Kantor Bawaslu Blora pagi tadi. Rabu (18/11).

Dalam kesempatan itu juga, Lulus mengajak untuk menghadirkan Pilkada Blora 2020 yang berkualitas dan berkeadilan. Dan itu dimulai dari penyelenggara pemilu yakni Bawaslu dan semua pihak yang terlibat di dalamnya.

“Sekali lagi kalau kalau soal keberanian bagi kami tidak ada alasan untuk tidak berani, Bawaslu bekerja tidak atas dari tekanan siapapun, Bawaslu tidak sendirian, TNI, POLRI, anda adalah teman kami,” tegasnya. 

Bawaslu Blora telah melakukan klarifikasi terhadap Camat Randublatung, Budiman serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Mulyowati, serta Bupati Blora, Djoko Nugroho dan hari ini juga telah mengklarifikasi  Kepala Dinsos P3A Kabupaten Blora, Indah Purwaningsih. (Jyk)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan