UJIAN MADRASAH TERAPKAN SKEMA DARING DAN LURING

Blora- Ujian Madrasah yang akan dilaksanakan tanggal 22 Februari – 7 Maret 2021 menggunakan skema daring (online) maupun luring (offline). Hal itu disampaikan dalam acara rapat koordinasi (rakor) persiapan Ujian Madrasah (UM) dan Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UMBN) yang digelar oleh KKM MTs Ma’arif NU Blora. 

 

Ilustrasi.

 

“Rambu-rambu pelaksanaan Ujian Madrasahnya akan kita gunakan dengan skema daring maupun luring, dengan syarat terpenuhinya situasi dan kondisi yang memadai dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat,” ujar Ketua  LP Ma’arif Blora, Drs Masngud, MPd.I, M.SI, Rabu (17/2) di Aula MTs Ma’arif Blora. 

Dikatakannya, untuk UMBN pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab mengacu pada kisi-kisi yang telah ditentukan oleh Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama. Sementara, kata dia, untuk semua mata pelajaran pada Ujian Madrasah kisi-kisi dan naskah soalnya dibuat pihak masing-masing madrasah. 

“Khusus mata pelajaran Ke-NU-an, naskahnya mengacu dari PW Ma’arif Provinsi Jawa Tengah,” tandas Guru PAI di SMAN Tunjungan Blora ini.

Terkait dengan ujian dengan skema daring (tatap muka), Masngud mengatakan, proses dan Teknik pembuatan kisi-kisi dan naskah soalnya dibuat oleh masing-masing guru pengampu dan mengacu pada kisi-kisi dari Ujian Madrasah.

Sementara itu, terkait alokasi anggaran ujian, kata dia, menggunakan dana Bos yang spesifikasinya untuk biaya penggandaan naskah soal, kepanitiaan dan pengawasan.

“Jadi, masing-masing Madrasah bisa mengalokasikan dana bos untuk pelaksanaan ujian tersebut,” pungkas Masngud di depan peserta rakor yang dihadiri 26 Kepala Madrasah di lingkungan LP Ma’arif Blora dan Ketua KKM MTs Ma’arif, H. Solikhin, S.Ag. (Top)

Subscribe

Terima kasih telah membaca berita kami, Isi Kotak di Bawah untuk berlangganan newslatter kami.

No Responses

Tinggalkan Balasan